53 Pejabat Kab. Lhoksemawe Kunjungi Batu Layar

Batu Layar-KIM. Sebanyak 53 pejabat dari Pemerintah Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh kunjungi Desa Batulayar, Kamis, 16 Nopember 2017. Pejabat yang terdiri dari Camat, Kepala Dinas, Kepala Bidang, Kepala Bagian dan Kepala Desa ini mengunjungi Desa Batulayar dalam rangka studi banding terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Desa alias BUMDES. Tiba di Kantor Desa Batulayar sejak pukul 09.45, pejabat dari Provinsi Aceh ini langsung mendapatkan sambutan oleh panitia.

Kepala Desa Batulayar, H.M. Nur Taufiq saat memberikan sambutan mengatakan bahwa Desa Batulayar dimana tempat para tamu berkumpul ini telah melahirkan dua orang anak alias pemekaran. Anak pertama adalah Desa Senggigi disusul oleh Desa Batulayar Barat. Dua orang anak telah dilahirkan oleh Desa kami, terang Pak Kades di hadapan undangan yang hadir. Terkait dengan system pemerintahan, Kades yang dua kali menjabat ini mengatakan bahwa program atau acara ini digelar atas partisipasi semua pihak terutama masyarakat Desa Batulayar. Terima kasih, saya ucapkan terutama kepada pengurus BUMDES Desa yang telah banyak memberikan kontribusi dalam acara ini, kilah Taufiq.

Selain Kades, Camat Batulayar, Suparlan tak ketinggalan memberikan sambutan. Dalam sambutannya kepada tamu Camat Batulayar mengatakan bahwa Kecamatan Batulayar merupakan asset terbesar Kabupaten Lombok Barat. Sebanyak 60 persen Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Barat berasal dari Kecamatan Batulayar, dari itu Batulayar merupakan Kecamatan yang paling istimewa di Lombok Barat dengan penyumbang PAD tertinggi, urai Suparlan tengah-tengah memberikan sambutan. Suparlan tak lupa menyinggung destinasi wisata Lombok Barat yang sudah booming, bukan hanya di Nusa Tenggara Barat, bahkan di mancanegara, Senggigi sangat terkenal, lanjut Pak Camat.

Usai Camat memberikan sambutan, giliran Camat Muara Dua Kota Lhokseumawe memberikan sambutan. Bohari, M. Si yang menjadi Camat Muara Dua menyatakan kekagumanannya dengan Lombok Barat khususnya di Kecamatan Batulayar. Kami datang ke sini bersama rombongan, untuk belajar, melihat bagaimana cara pengelolaan terutama BUMDES Batulayar. Terus terang kami sangat kagum dengan kondisi yang ada di Lombok, demikian ucapan Camat Muara Dua ini.

Lombok dikenal dengan Pulau Seribu Masjid, dengan komunitas muslim, Aceh juga demikian, banyak orang Islam. Mengenai tata pemerintahan, tak jauh berbeda, sementara ini Lombok lebih tertata dari pada Aceh. Kami kagumi Pantainya, sangat tertata, berbeda dengan di Aceh yang belum begitu rapi, demikian uraian dari Camat Muara Dua Aceh ini. Usai pemberian sambutan oleh para pejabat, acara dilanjutkan Launching Batulayar Coffe yang akan menjadi produk unggulan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Batulayar. KIM Layar Stone/Juaini Muhtar

print