800 Ribu Masyarakat Miskin di NTB

Narmada, Kominfo – Guna menjamin kebahagiaan dan kesejahtraan anak yatim piatu, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Barat menggelar penyuluhan serta mensosialisasikan Kartu Identitas Anak yatim Piatu (Kiap Sejahtra) yang siap di terbitkan. Kegiatan berlangsung di gedung keserasian Kantor Desa Golong. Selasa, (3/9/2019).

Kepala Dinas di dampingi Kepala Bidang Pemberdayaan dan Kelembagan Sosial H. Amir,  Kepala Bidang  Perlindungan Sosial Korban Bencana Chandra Aprinova,  Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Lilik dan Kepala Desa Golong HM Zaenuddin.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB Hj Wismaningsih menyatakan, dari  800 ribu jumlah masyarakat miskin di NTB berdasarkan data tahun 2017,  angka penurunannya masih jauh dari harapan yakni 0, 07 persen atau  kurang dari 1 persen. Padahal menurutnya dana untuk menuntaskan kemiskinan di NTB nilainya 800 milliar khusus di Dinas Sosial Provinsi NTB.

“Semua di peruntukan untuk Penerima Keluarga Harapan (PKH), BPNT,  Pakir Miskin, dan untuk Rehabilitas. Belum sumbernya dari dinas lain. Karena itu ia mengajak Pemerintah Desa ikut membantu tuntaskan kemiskinan. Mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat miskin di Desa Golong,” harap Wisma

Wisdma menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melouncing kartu baru yang di sebut Kartu Identitas Yatim Piatu (KiapSejahtra). Kartu ini nantinya di harapkan sebagai identitas akta penerima bantuan dari pemerintah untuk lebih optimal.

Sementara ini menurut wisma bantuan hanya untuk Pantai Asuhan dan lembaga asuhan yang belum tentu di terima oleh anak yatim.

“Dengan adanya kartu ini bisa memberikan akses untuk mereka. Termasuk anak-anak kita yang yatim piatu bisa menikmati kebahagiaan dan kesejahtraan bagi mereka,” ujarnya.

Wisma berharap Pemerintah Desa juga ikut memanusiankan manusia melalui bantuan sosial yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD). Termasuk pengembangan Organisasi PKK dan Karang Taruna yang diharapkan ikut membantu Pemerintah untuk kesejahtraan social.

Kepala Desa Golong HM Zaenuddin mengaku siap menuntaskan kemiskinan termasuk mengevaluasi pendataan Penerima Keluarga Harapan di desanya untuk memutus kemiskinan serta mempertahankan desanya yang sudah berstatus desa maju di Lombok Barat.

Tidak hanya itu Zaenudin yang juga ketua Forum kades Kecamatan Namada itu mengaku pada bencana gempa tahun lalu sudah menganggarkan bantuan sosial untuk pembelian terpal dan bantuan logistik lainnya.  (dedy/KIM Narmada)

print