Peringatan Isra dan Mikraj Masjid Nurul Latif Desa Mekar Sari

Narmada KIM,  Assholatu mi’rojul mu’miniin artinya: shalat itu adalah mi’rajnya orang-orang yang beriman (alhadits). Menjadi rutinitas dalam setiap tahun masyarakat Dusun Tempit Desa Mekar Sari merayakan peringatan isra’ dan mi’raj, biasanya pringatan ini dirangkai dengan pengajian umum dimana pengajian umum juga merupakan kegiatan rutin yang senantiasa dilaksanakan  dua kali dalam setiap bulannya.

Acara dimulai setelah shalat maghrib yang dilaksanakan berjamaah di Masjid Nurul Latif Dusun Tempit Desa Mekar Sari 17/04/2017, sebagai pembuka acara peringatan isra’ dan mi’raj ini dimulai dengan pembacaan kalam ilahi yang disampaikan oleh qori’ terbaik Desa Mekar Sari dalam perhelatan MTQ tingkat Desa tahun 2016 yaitu Tomi Hendrawan, kemudian setelah itu Pengajian umum dimulai.

Pengajian umum disampaikan oleh TGH. Zainal Arifin S,ag, dimana dalam penyampaiannya beliau membahas tentang shalat, karena shalat merupakan substansi yang sangat fundamental dalam perjalanan isra’ mi’raj Nabi Muhammad SAW. “Ada tiga ujian yang diberikan Allah SWT kepada Nabi sebelum di isra dan dimi’rajkan oleh Allah SWT, pertama diberikan kekurangan makanan, kedua meninggal pamannya Abu Thalib dan yang ketiga meninggal istrinya siti khadijah Ra”. Papar Tuan Guru Pengasuh Pondok Pesantren Syamsul Falah Jerneng Lombok Barat ini.

Mengambil perumpamaan dari tiga hal tersebut di atas Tuan Guru jebolan pondok pesantren Daru Falah Pagutan ini menyampaikan “Begitu juga didalam shalat ketika berdiri betul dan takbiratul ihram tiga hal yang harus dilupakan sejenak pertama harta, kedua jabatan (tahta) dan yang ketiga istri”. Perumpamaan tersebut adalah makanan : ekonomi, meninggalnya abu thalib : sebagai tempat bergantung (karena tiada lain tempat sebaik-baik bergantung hanya kepada Allah SWT), meninggalnya siti khadijah : istri (keluarga).

Acara ini dihadiri oleh ratusan jamaah laki-laki dan perempuan baik yang berasal dari Desa Mekar Sari maupun Desa Sembung, diantara tamu undangan yang hadir terlihat juga Sapinah (Kepala Desa Mekar sari) dan semua Kepala Dusun Se Desa Mekar Sari, bahkan sebagian Kepala Dusun dari Desa Tetangga juga turut hadir. Dan akhir dari acara peringatan isra’ mi’raj ini warga Dusun Tempit sebagai tuan rumah menyuguhkan jamuan makanan bagi tamu undangan yang hadir. Mustar KIM Mekar Sari

print