Besar Kontribusi Desa dan Kecamatan Bagi Pembangunan Daerah

Sekotong, KIM –  Aparatur Pemerintahan Desa dan Kecamatan merupakan ujung  tombak untuk mensosialisasikan program yang sudah dan belum dilaksanakan Pemerintah Daerah. Keberhasilan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan Program pembangunan sangat bergantung pada kontribusi atau dukungan unsur yang ada di desa dan Kecamatan. Guna mendukung hal tersebut, Pemerintah Kecamatan Sekotong menggelar Musrenbangcam Selasa (14/2) di aula Kantor Camata Sekotong.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Bappeda H Baehaqi, Anggota Dewan dari dapil Lembar dan Sekotong  H.Wahid, Mariyadi dan H .Mustafa, Kapolsek Sekotong, Danposramil serta ratusan peserta dari perwakilan desa se-Kecamatan Sekotong.

Camat Sekotong L. Ahmad Satriadi, ST menyatakan, Musrembangcam  ini merupakan lanjutan dari Musrembang tingkat dusun dan desa. Maksud dan tujuannya menampung usulan – usulan dari Pemerintahan desa. Usulan tersebut selanjutnya akan dibahas dalam forum perangkat Daerah yang dilaksanakan tanggal 28 Februari  mendatang dan dilanjutkan di bahas dalam Musrembang tingkat Kabupaten.

Menurutnya, perekonomian Kecamatan Sekotong sebagai industri pariwisata mengandalkan  tiga program unggulan yakni perikanan, perkebunan dan pertambangan. Untuk menunjang keberlanjutan pariwisat beberapa hal yang harus dibenahi.  Perlu adanya layanan boat mean  24 jam untuk penumpang yang akan menyebrang ke Gili. Peningkatan layanan telekomunikasi yang selama ini sering terputus dan layanan Kesehatan di Gili – Gili yang ada. “Di Kecamatan Sekotong tahun 2017 akan dibangun jaringan listrik di Gili Gede. Pembangunan  jembatan dan pendirian mesin ATM,”jelanya.

Sementara itu anggota DPRD Lobar Dapil Lembar, Sekotong  H. Wahid Sahril menyatakan, Musrembang merupakan  Program strategis Pemerintah Daerah Lombok Barat. Hal ini dikarenakan pada kegiatan ini semua pemangku jabatan dari desa samapai Kabupaten berembuk untuk membahas program  pembangunan tahun 2018. “Program Musyawarah tidak hanya perintah UU dan PP tetapi yang terpenting merupakan perintah Allah Swt. Ada satu hal yang menjadi catatan. Hendaknya Musrenbangcam memiliki efek dan dampak yang baik. Jangan hanya menjadi catatan di kertas tapi lebih pada realisasi,” tegasnya.

Ditambahkan, Musrembangcam merupakan suatu kegitan yang dilaksanakan oleh Kecamatan dan difasilitasi oleh Bapeda. Sebagaimana diutarakan Kepala Bapeda H. Baehaqi. Dikatakannya, 12 SKPD turut turun mendampingi Musrembangcam Kali ini. “Kami menyadari usulan dari Musrembangcam tidak mungkin bisa terealisasi 100 persen karena Pemda Lombok Barat hanya memiliki 1,6 triliyun kapasitas fiskal,” jelasnya. ( Budi -KIM Gerbang).

print