BPSDMP Kominfo Sebar Tim Survei Pelaksanaan Imunisasi MR

Gunungsari-KIM. Sebanyak 2 Orang tim survei Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian ( BPSDMP) Kominfo Pusat mulai turun ke dua desa di Kabupaten Lombok Barat, Kamis (1/11). 

Tim BPSDMP Kominfo Pusat disebar ke daerah daerah di seluruh Indonesia guna mengajukan pertanyaan ke aparatur desa dan terjun langsung meneliti permasalahan dan seberapa sukses program kampanye imunisasi vaksin Measles Rubella (MR).

Wahyu salah seorang tim survei menjelaskan, menurut data Kementerian Kesehatan untuk tahun ini capaian imunisasi MR jauh dari target hanya mencapai sekitar 49 persen dari target pemberian imunisasi MR, yang ditargetkan mencapai cakupan minimal 95 persen.

Hal tersebut terkendala akibat tingkat penolakan sejumlah masyarakat. “Untuk itu, BPSDMP Kominfo Surabaya di bawah Kominfo Pusat menyebar tim survei ke daerah daerah di seluruh Indonesia, jelasnya.

Wahyu juga menambahkan mengenai ketakutan masyarakat, karena kran informasi tersumbat. Makanya, ini yang harus benar-benar dijelaskan lagi oleh Diskes dan Puskesmas kepada masyarakat. Terutama sekolah, karena program vaksin MR ini juga harus sukses.

Pemberian imunisasi Measless Rubella (MR) untuk anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun.

Di Kabupaten Lombok Barat sendiri kebagian 2 tempat survei yaitu Desa Narmada dan Desa Gunungsari. Di dua desa ini ditunjuk sebagai tempat survei karena banyak pondok pesantren besar ternama, mengingat sasaran pemberian imunisasi Measless Rubella (MR) untuk anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun seusia sekolah.

Sahabudin plt Desa Narmada mengatakan, mengenai imunisasi MR di wilayahnya sudah terbilang sukses meskipun ada sebagian warga yang menolak, tapi program tetap dijalani. “Imunisasi MR penting diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan seperti yang sudah dijelaskan Menteri Kesehatan RI,” ucapnya. KIM Gunungsari Berseri/angge/yani

print