Budaya Gotong Royong Warga Tragtag Desa Batu Kumbung

Lingsar KIM, Bulan April kali ini seakan-akan menjadi bulan gotong royong bagi warga dusun Tragtag desa Batu Kumbung kecamatan Lingsar Lombok barat, sebab di bulan ini warga tragtag melakukan beberapa kegiatan di awali dengan bergotong royong membangun bak penampungan air bersih yang di mulai pada 02 April 2017 sampai selesai dan memakan waktu selama kurang lebih 15 hari.

Setelah pembangunan bak air selesai warga Trangtag kemudian kembali bergotong royong membuat parit di pinggir jalan yang menghubungkan antara perkampungan Muslim dan Hindu di dusun tersebut.
Dalam gotong royong penggalian parit tersebut terlihat keharmonisan dan kerukunan antar ummat beragama di dusun Tragtag masih terjaga.

Terlihat antusias warga Tragtag baik yang Muslim maupun yang hindu saat melakukan gotong royong tersebut, kerukunan antara dua Lisme yang berbeda itu semakin terlihat saat beberapa warga saling berbagi cerita, canda dan tawa di lokasi gotong royong.

Setelah pembuatan parit selesai dan pengerjaanya berlangsung selama dua hari warga Tragtag khususnya yang Muslim melanjutkan kegiatan gotong royong yakni rehab tenbok keliling Masjid Hidayatul Islam yang ada di pemukiman Muslim yang kondisinya sudah memprihatinkan.
Kegiatan gotong royong rehab tembok Masjid tersebut di mulai sejak hari Minggu 23 April 2017 yang sampai hari ini pengerjaannya sudah mencapai 70 persen.

Saat KIM Lingsar Lestari mengkonfirmasi salah seorang tokoh masyarakat di dusun tersebut yakni Ahmad Satriawan tentang semangat gotong royong yang sangat kuat yang di miliki oleh warganya, “Jika ada kegiatan pembangunan apapun di kampung kami ini kami selalu mengerjakannya dengan cara bergotong royong, dan Alhamdulillah walaupun begitu semangat gotong royong warga kami tidak pernah kendor” papar Satriawan penuh semangat. Sapar/KIM Lingsar Lestari.

print