Ceramah Kebangsaan di Lobar, Hadirkan Habib Hadad Alwi dan PB NU

Gerung, Kominfo. Ceramah Kebangsaan serangkaian HUT 74 kemerdekaan Republik Indonesia digelar di Bencingah Agung, Kompleks pemerintahan Kabupaten Lombok Barat, Kamis (22/8). Dihadiri ribuan peserta terdiri dari unsur PNS se Kabupaten Lombok Barat, para pelajar SD SLTA se Lombok Barat menghadirkan penceramah tunggal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr Manarul Hidayat.

Mengingat thema besar ceramah kebangsaan ini “Perbanyak Shalawat Nabi, Menjaga Keutuhan dan merawat Kebhinekaan RI”, para peserta ceramah kebangsaan ini juga terhipnotis dengan pembacaan syair-syair Shalawat Nabi yang dikumandangkan oleh Habib Hadat Alwi. Para peserta tentu saja diminta untuk mengiringi Shalawat Nabi dengan penuh semangat sebagai bentuk kecintaan kepada junjungan Nabi Besar Muhammmad SAW.

“Barang siapa sering berslawat kepada Nabi di dunia, nanti di akhirat kelak akan mendapatkan safaat dari Nabi Besar Muhammad SAW dan senantiasa mendapatkan kemudahan dalam urusan yaumul qiyamah,” ujar penyanyi yang sebagian bait dan syairnya berisikan hal-hal yang religi.

Pada kesempatan tersebut Habib Hadat Alwi mengaku, selama ia berkeliling ke Indonesia dalam kegiatan serupa hanya di Lombok Barat saja yang begitu kompak dan semangat membaca Shalawat. “Mudah-mudahan ini pertanda positif bagi keberlangsungan kehidupan kita menuju hari yang lebih kekal di akhirat kelak,” jelasnya.

Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid menyatakan, banyak kegiatan digelar Pemkab Lombok barat dalam memeriahkan HUT 74 RI 2019 ini. Tidak hanya terpusat dipemerintahan kabupaten Lombok Barat, namun semaraknya hingga pelosok desa. Ini sebagai manifestasi seluruh masyarakat agar mencintai tanah airnya, rasa nasionalis dan semangat kebangsaan akan semakin menguat dan selalu terpatri di hati sanubari masyarakat Indonesia khususnya Lombok Barat.

Menurut Bupati, apapun tugas dan profesi yang diemban bagi masyarakat Lombok Barat diinginkannya akan bermuara pada keberkahan. Namun Bupati mengingatkan, keberkahan didasari dengan penuh keihlasan atas setiap pekerjaan yang dijalankan.

“Pekerjaan yang dilaksanakan dengan semangat ikhlas akan menghasilkan keberkahan. Keberkahan itu datangnya dari Alloh Tuhan Yang Maha Kuasa yang embuat hidup seseorang akan menjadi tawaduuq dan selalu mendekatkan diri kepada Alloh SWT dengan cara melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya,” ujar orang nomor satu di gumi Patut Patuh patju ini.

Senada dengan Habib Hadat Alwi, Prof Dr Manarul Hidayat dalam ceramahnya mengungkapkan, agar setiap saat setiap manusia mengaku ummat Islam hendaknya memperbanyak pembacaaan shalawat Nabi. Karena akan sangat besar manfaat bagi jalannya kehidupan ummat Muslim apapun profesinya.

“Jika ingin diluaskan rezki dari Alloh SWT, maka hendaknya memperbanyak shalawat atas Nabi. Selain itu dengan memperbanyak bacaan shalawat merupakan bentuk kecintaan kita terhadap Rasulullloh Muhammad SAW,” ujar Manarul Hidayat. (her)

print