Desa Gegerung, 70 Persen Rumah Rusak Berat Akibat Gempa

Lingsar-KIM. Desa Gegerung, Kecamatan Lingsar mengalami kerusakan terparah hampir 70 persen rumah penduduk akibat gempa berkekuatan 7,0 SC yang terjadi Minggu (5/8) malam lalu. 30 persen lainnya mengalami rusak sedang dan ringan.

Dari 7 Dusun di wilayah yang dikenal dengan struktur tanah berpasir ini kerusakan terparat tercatat di Dusun Jelateng Timur, Jelateng Tengah, Jelateng Barat dan Orong Puncak.

Kepala Desa Gegerung Jalim dikonfirmasi hal ini, Senin (13/8/2018) di Posko TDB Lingsar menyebutkan, selain rumah rusak berat, ringan dan sedang warganya juga tercatat 1 orang yang meninggal atas nama Ari (21). Ari meninggal karena menabrak benda keras sesaat kemudian terjadinya gempa untuk menyelematkan diri dengan cara lari keluar rumah.

Meski bantuan sudah diturunkandari berbagai donatur, namun hingga saat ini masyarakat terdampak masih membutuhkan terpal untuk tenda pengungsian. Masyarakat banyak yang masih berada di luar rumah. “Masyarakat masih trauma untuk tinggal di dalam rumah. Karena itu untuk mencari aman masyarakat banyak yang berada di luar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena ancaman berbahaya dari gempa ini,” kata Jalim.

Kades berharap kepada pihak pemerintah terutama yang ada di Posko Utama Kecamatan Lingsar untuk secepatnya mendroping bantuan yang mendesak dibutuhkan warga seperti terpal, makanan siap saji, makanan untuk bayi dan perlengkapan bayi lainnya. “Kita juga berterima kasih atas kesigapan dan kerja tanggap dari TNI/Polri dan para relawan yang terjun langsung untk mengevakuasi warga yang terkena dampak gempa ini,” kata Kades. (Her-KIM Lingsar Lestari)

print