Digelar Beragam Lomba Sambut Maulid di Telagawaru

Labuapi – KIM. Penutupan Mata Lomba Menyambut Maulid Nabi SAW 1440 H Digelar di Masjid Assasuttaqwa Dusun Telagawaru Desa Telagawaru Kecamatan Labuapi, Sabtu (24/11/2018).
Sebelumnya Remaja Masjid Assasuttaqwa, Dusun Telagawaru, Desa Telagawaru menggelar berbagai mata lomba memeriahkan Maulid Nabi SAW yang dilaksanakan dari tanggal 16-23/11/2018.
Kegiatan ini dilaksanakan guna mempererat persatuan remaja Desa Telagawaru dan masyarakat secara umum. Adapaun mata lomba dimaksud yakni, Tahfiz juz 30,Tilawah, pidato, azan, cerdas cermat dan shalat jenazah.
Ketua Remaja Dusun Telagawaru, Ahmad Sahnan mengungkapkan terimakasihnya kepada seluruh remaja, peserta lomba dan para donatur yang telah ikut serta sehingga kegiatan berjalan lancar. Ahmad sahnan mengajak dalam rangka Maulid Nabi SAW agar mencintai dan mengamalkan sholawat nabi SAW.
Sementara itu Kepala Dusun Telagawaru H.Ilham shobri menyampaikan selamat atas suksesnya para remaja dan panitia lomba yang telah menggelar kegiatan lomba menyambut peringatan Maulid Nabi Besar Muhmmad SAW .
H. Ilham Sobri berpesan untuk yang tidak mendapatkan juara agar tidak berkecil hati dan terus belajar dan belajar . “Saya berharap kepada peserta lomba agar rajin belajar dan mengenyam pendidikan hingga Perguruan Tinggi agar bisa menjadi generasi yang berkualitas. Saya uga berharap kedepannya agar mata lomba ditambah yakni lomba mengkafani mayit,” ingatnya.
Ketua Panit ia Hari Besar Islam (PHBI) Dusun Telagawaru H.Ahmad Toyib Habibi mengatakan, dalam islam ada 2 perayaan yang disepakati alim ulama’ yakni Hari Raya idul fitri dan Hari Raya idul adha.
Peringatan Maulid Nabi bertujuan mengingat kemulian Rasulullah saw untuk membangkitkan cinta kepada Rasulullah SAW.
Para tabi’in terdahulu mengisi dengan pembacaan syair-syair (pujian kepada Rasulullah SAW) yang diabadikan dalam bentuk al- barzanji, inilah awal dari peringatan nabi SAW. H.Ahmad Toyib berpesan agar jangan sampai peringatan maulid diisi dengan kebid’ahan yakni mengadakan tontonan dan acara –acara yang mengotori makna dari Maulid Nabi .
H.Ahmad Toyib menambahkan, jangan sampai acara maulid dijadikan sebagai formalitas saja sebagai ajang makan-makan saja. tapi lebih dari itu hendaknya kita berusaha melaksanakan sunah-sunah yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW dan memperbanyak dan mencintai sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Dilaporkan, keluar sebagai juara mata lomba Tilawah, Juara Pertama Muhmmad Ikhlas Ridhollah, Juara Kedua Muhmmad Alwi dan Juara Ketiga Nada Suci Alivia. Lomba Tahfiz Juz 30 juara I khulaifi Maksum, Azlia Raihani juara dua dan Selfi Yulia Ningsih juara tiga. (Rish/Abror/KIM Alfalah)

print