Jalan Raya Suranadi Butuh Perhatian

Narmada KIM, Saat hujan turun bisa dipastikan jalan raya suranadi tepatnya dari Selat sampai depan Kantor Desa Suranadi selalu kebanjiran. Air hujan sudah menggenangi badan jalan, karena tidak ada saluran air atau drinase disisi sepanjang jalan tersebut.

Seperti saat hujan turun Senin sore, nyaris jalan raya yang menjadi jalur utama menuju beberapa destinasi wisata seperti Taman Hutan Suranadi, Pemandian Sesaot dan Aik Nyet terlihat seperti sungai. Genangan air setinggi 15 – 30 cm melaju dengan deras di badan jalan.

Para pengendara mobil dan sepeda motor harus berhati-hati karena selain tergenang air, jalan raya Suranadi juga terdapat banyak lubang di beberapa titik, sehingga potensi terjadi kecelakaan sangat tinggi.

Hal itu seringkali dikeluhkan oleh pengguna jalan dan masyarakat sekitar, seperti yang dikeluhkan oleh Akhyar. “Setiap hari saya melewati jalan ini, bayak lubang disana-sini, kalau hujan pasti banjir”. tegasnya Akhyar saat melintasi jalan tersebut (8/5).

Hal serupa juga dikatakan oleh Kepala Desa Suranadi Nyoman Adwisana, saat kami sambangi ke Kantornya (9/5). Menurut Nyoman keluhan masyarakat mengenai jalan raya Suranadi sudah kami coba sampaikan kepada Pemerintah Daerah.

“Bahkan melalui forum Musrenbang Kecamatan sudah beberapa kali kami usulkan tapi belum bisa terealisasi”. tegas Nyoman Adwisana. Kades Suranadi itu juga menambahkan bahwa kerusakan jalan raya Suranadi dengan banyaknya lubang dibadan jalan pernah menelan korban kecelakaan sampai meninggal dunia.

Saat ini masyarakat sangat berharap perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum untuk memperbaiki jalan tersebut. Satar/KIM Mekar Sari

print