Kantor Desa Lembar Selatan Konsep Tradisional Modern

IMG-20170203-WA0008Lembar, KIM- Suku Sasak adalah penduduk asli dan suku mayoritas di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Sebagai penduduk asli, suku Sasak telah mempunyai sistem budaya yang kental dan mapan . Keberadaan tradisi budaya merupakan magnet tersendiri bagi masyarakat luar berkunjung.

Untuk mempertahankan ini semua dibutuhkan kemampuan untuk melestariakannaya. Hal inilah yang coba dibuktikan dan dilakuakan oleh Kepala desa Lembar Selatan Lalu Salikin . Kecintaaannya dan keinginanya melestarikan Tradisi suku sasak ini ia wujudkan dalam bentuk bangunan Kantor desa yang sedang dibangun.

Pembangunan Kantor Desa Lembar Selatan dimulai tanggal 13 Juli 2013 lalu. Konsep bangunan sendiri merupakan perpaduan antara bangunan tradisional dan Modern. Sebagai mana yang diutarakan Lalu salikin ,bangunan yang kita bangun ini merupakan wujud kecintaan kita terhadap budaya itu sendiri.

Sebagaimana diketahui bahwa lembar merupakan pintu masuk menuju Lombok .Penduduk lembar hampir 20% merupakan warga pendatang dari seluruh penjuru di Indonesia.beranekaragam ragam budaya dan suku ada disini, Mereka berbaur dengan masyarakat setempat . untuk mengantisipasi pudarnya budaya dan tradisi suku sasak sendiri maka perlu dibangunya satu bangunan yang menampilkan ciri khas budaya lokal daerah itu sendiri.

Salikin juga mengatakan semenjak pemekaran desa lembar utara menjadi Lembar selatan tahun 2010 serta pelantikan dirinnya 26 November 2012 .Lembar Selatan mencoba merubah imag dari berbagai macam keburukan dimassa lalu. Dirinya menginginkan adanya salah satu daya tarik tersendiri ketika seseorang masuk ke Lombok.

Tidak hanya kesenian tradisional akan tetapi bangunannya punya daya tarik sendiri. Alhamdulillah lokasi yang kita dapatkan juga begitu luas .Tanah bangunannya merupakan tanah Pemerintah Kabupaten Lombok barat ,lokasinya berada disebelah bangunan kantor laboratorum PU, tambahnya.

Saya berharap dengan berdirinya bangunan dengan konsep tradisional dan modern ini ada lokasi obyek wisata baru kebanggaan yang bisa dikunjungi wisatawan selain pantai Cemare. Dirinya berharap ini bisa menjadi Motivasi bagi Desa lain .

Pembangunan kantor Desa Lembar selatan mempunyai ciri khas tersendiri .Arsitektur bangunannya sarat dengan banyak makna, perpaduan konsep modern dan tradisional pada kantor desa lembar selatan diharapkan menjadi tempat berlindung secara jasmani dan memenuhi kebutuhan spiritual, bangunan ini diharapkan bisa dijadikan tempat pelayanan masyarakat, penyelengaraan adat dan ritual agama.

Namun bangunan yang dimilki tidak semua menyerupai bangunan rumah adat. Ada sebagian yang mengunakan konsep modern ,namun konsep bangunannaya seperti arsitektur, tata ruang, dan polanya tetap menampilkan karakteristik tradisionalnya .

Bangunan Desa Lembar Selatan mengunakan relief islami.pemaknaan ornament dan disaen memilki arti , ornament warna merah memilki arti berangkat dari keberanian,kebranian disini maksudnya berani merubah,berani membangun dengan hanya modal awal 32 juta. warna keemasan memiliki makna agar Lembar selatan menjadi massa keemasan.Untuk tulisan Allah dan Muhammad didepan pintu masuk mengandung arti agar senantiasa dibentengi dan dijaga Allah SWT dan Muhammad Saw.

Selain bangunan kantor terdapat juga satu bangunan pendukung yakni bale sangkep atau rumah pertemuan,Mushalla,Berugak, lokasinnya persis berada didesamping kantor desa.untuk kedepannya akan ditambah satu bangunan dibagian belakang berupa lumbung pangan, disini akan disediakan padi atau gabah .kebradaan lumbung ini dimaksudkan agar masyarakat tidak mampu yang punya hajatan misalnya untuk khitanan ,meninggal bisa mengambil beras di lumbung pangan.(Budi-KIM GERBANG-GERUNG)

print