Mediasi Kawin Selarian di Bawah Umur

Kediri-KIM. Mengingat banyaknya dan bahkan sudah menjadi Kebiasaan/ tradisi  MasyarakatLombok Kawin Selarian  ( membawa lari calon pengantin perempuan) dalam melaksanakan satu Ikatan perkawinan bahkan tak jarang pula Kawin selarian dari tahun-tahun sebelumnya sudah sering terjadi akan tetapi tergantung dari didikan dan peran kita selaku orang Tua dalam mendidik Putra -putri untuk menghilangkan suatu adat dan tradisi yang salah terlebih lagi adanya UU tentang perlindungan anak yakni UU No.35 tahun 2014  tentang perubahan atas UU No.23 tahun 2002.

Hari Selasa 12/09/2017 terliput Kawin selarian di bawah umur yang secara langsung dimediasi di Kantor Polsek Kediri dan dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Desa Kediri Selatan,Kadus Sedayu Tengah, dan pihak keluarga dari mempelai laki-laki, Bhabinkamtibmas Lingkungan Presak Kelurahan Pagutan Kec. Mataram Kota Mataram dan Pihak Keluarga dari mempelai Wanita.

Riza Umangku selaku Bhabinkamtibmas Kediri Selatan menerangkan “Terjadinya mediasi Perkawinan ini karena berkenaan dengan UU No.35 tahun 2014 yakni tentang Perlindungan anak kedua mempelai Rian Hamdani (calon pengantin laki-laki )yang masih duduk di Bangku SMA yang membawa lari Adis Apriani (calon  perempuan ) yang masih Duduk dibangku SLTP dari pihak keluarga Perempuan sangat keberatan terkait perkawinan ini dikarenakan masih dibawah umur”.

Masih menurut Riza, “Maka dilaksanakanlah kesepakan untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut dengan isi kesepakatan apabila dari pihak laki-laki melarikan calon mempelai perempuan maka sanggup diprosess sesuai Hukum yang berlaku ,namun apabila dikemudian hari Pihak Perempuan mendatangkan diri kepada pihak laki- laki maka akan diprosess sesuai dengan adat istiadat  dalam UU pernikahan hukum Islam”.Tandasnya.KIM Subulussalam / Sri SUkmawati

print