Kembali TPQ Ulul Albab Diguyur Barokah

Narmada –  KIM. Keistiqomahan Ust. Efol dalam mengemban tugas mulianya ditengah tantangan prilaku moral warga yang kurang terdidik secara agama dalam mengahadapinya sangat tegar, bahkan hal yang demikian itu menjadi penyemangat dalam menyampaikan kebenaran dengan kesopanan. Karena menyampaikan kebenaran tanpa kesopan tidak akan berbuah hasil apapun. Bahkan bisa saja berbalik menjadi benci atau bertambah buruk prilakunya dari sebelumnya. Sebab tidak semua orang suka terhadap yang berilmu tetapi yang jelas semua orang senang terhadap yang sopan.

Adalah Amaq Mus warga Dusun Gondang Desa Sedau letak rumahnya yang tidak jauh dari TPQ Ulul Albab. Sebulan yang lalu sudah mewakafkan tanahnya seluas dua are untuk pembangunan TPQ Ulul Albab. Namun Ust. Saiful Rahman selaku pimpinan TPQ tidak begitu merespon karena Amaq Mus dalam kondisi mabuk dengan minuman keras kala itu.

“beliau malam-malam datang kerumah dalam kondisi mabuk dan mulutnya masih berbau minuman, katanya beliau mau mewakafkan tanah untuk TPQ”, ungkap ust. Efol, akhir April kemarin.

Ust. Efol menyangka bahwa itu tidak serius karena memperhatikan kondisi seperti itu. Namun tak disangka bahwa dalam keadaan sadar juga ketika Ust. Efol melintas di depan kebun miliknya dirinya dipanggil kembali sembari menyangkul beberapa hari lalu.

Amaq Mus : kapan kita mulai membangun? tuturnya ketika berkebun.

Ust Efol : baiknya bapak beri tahu keluarga dulu jika bapak ingin mewakafkan tanah bapak

Amaq Mus : begini ya nak, semua tanah sudah dibagi dan masing-masing keluarga yang berhak menerima warisan sudah ada bagian masing-masing, yang saya mau kasih ini bagian saya pribadi. Timpal Amaq Mus dengan nada meyakinkan.

Selama mengemban tugas menjadi guru ngaji Ust. Efol sudah mampu merubah pola pikir warga Dusun Gondang Desa Sedau secara perlahan, yang awalnya para orang tua menganggap bahwa sekolah dan mengaji bukan merupakan hal yang dianggap penting, namun sekarang perubahan itu sudah terjadi dan nyata.

Perubahan tersebut terlihat dari dukungan-dukungan yang bersifat moril dari para wali murid, semenjak berdirinya TPQ Ulul Albab sering sekali diadakan kegiatan-kegiatan yang bersifat keagamaan seperti pengajian, peringatan hari-hari besar Islam, terlebih dari itu wali murid sampai saat sekarang ini rutin setiap malam jumat yasinan di TPQ Ulul Albab, hal itu sebagai bentuk dukungan kongkrit dari masyarakat. KIM Mekarsari/Mustar

print