Kepala BNPB Minta Masyarakat di Pengungsian  Bersabar

Narmada-Kim. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilai meminta masyarakat yang di pengungsian bersabar untuk menunggu bantuan  karena pemerintah sedang memproses semua kebutuhan  masyarakat. “Tolong masyarakat bersabar, semua akan di selesaikan karena bencana ini tidak hanya menjadi perhatian Pemda tapi Pemerintah Pusat Kementrian, Lembaga TNI Polri juga ikut terlibat bahkan Menkopolkam juga ikut mengawasi,” kata Williem saat turun ke lokasi pengungsian warga di Kekait Kecamatan Gunungsari Sabtu, (11/8).

Lebih lanjut dikatakan Willem kehadirannya di Lombok Barat atas perintah Presiden Bapak Joko Widodo untuk itu semua personil nasional di perintahkannya untuk turun  langsung ke lokasi bencana di Pulau Lombok, sekaligus mengakomodir permintaan dan kebutuhan masyarakat. “Mohon bersabar ya berikan waktu kepada pemerintah untuk mencari solusi terbaik untuk rakyat,” pinta Willem kembali.

Menyangkut tuntutan dan kebutuhan mendasar masyarakat seperti air bersih, makanan, selimut, tenda dan logistik lainya segera akan di pasangkan.  “Insyaallah kalau tidak hari ini dua tiga hari semua akan di selesaikan”janji purnawirawan angkatan laut itu.

Dikatakan, status bencana di Pulau tidak perlu menjadi bencana nasional karena ia melihat memiliki dua indikator. Diantaranya,  Pemerintah Daerah masih eksis dan  berfungsi menjalankan roda pemerintahan. Selanjutnya  pos pendampingan nasional oleh para menteri dan lembaga negara untuk membac-up tanggap darurat sampai rehabilitasi kuntruksi siap di laksanakan termasuk Menteri PUPR yang secara langsung di perintah Presiden untuk melakukan assesmen cepat atas kerusakan fasilitas perumahan, jalan, gedung dan fasilitas lainnya.

Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid saat turun mendampingi Kepala BNPB juga menyampaikan serupa masyarakat di himbau bersabar karena ada ribuan warga yang mengungsi yang harus di perhatikan oleh pemerintah.  “Insya Allah terkait masalah sanitasi MCK segera kita pasang. Kalau tidak menjadi sumber penyakit nanti,”pungas fauzan Khalid. (KIM Narmada berdaya saing/Dedy)

print