Keracunan Gas 7 Penambang Liar Sekotong Meninggal

Perburuan tambang emas rakyat di kawasan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, NTB tak pernah surut. Saban hari terjadi pencarian emas oleh warga setempat maupun dari luar wilayah mengingat kandungan emas di wilayah ini masih besar. Sayangnya penggalian emas oleh warga di Bukit Soge, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Selasa (19/6) menelan korban 7 orang meninggal  dan 6 orang selamat.

Setelah dilakukan pemeriksaan sementara oleh pihak  Puskesmas Sekotong, pihak keluarga korban mendesak pihak puskesmas dan pihak kepolisian agar korban segera dipulangkan untuk segera di makamkan serta pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi ( tindakan medis lebih lanjut ).           

7 orang korban meninggal saat berada di dalam lubang penggalian emas dikarenakan menghirup ban bekas yang dibakar.  Kronologis kejadian di dalam lubang emas ini diketahui belasan orang yang tengah melaksanakan penggalian. Namun belakangan dietahui dari lubang penggalian berbeda diduga ada oknum yang melakukan pembakaran menggunakan ban karet, sehingga asap dari lubang ini masuk ketempat para pencari emas yang berada di dalam lubang galian yang lain. 

Adapun kronologis kejadian tersebut yakni seluruh korban merupakan satu kelompok penambang ilegal yang biasa melakukan proses penambangan ( mencari emas ) didalam lobang yang sudah tidak bertuan/telah ditinggalkan oleh pemiliknya, seluruh korban mulai melakukan proses penambangan masuk kedalam lobang pada hari Senin tanggal 18 Juni 2018 sekitar pukul 20.00 WITA, dalam proses penambangan dirasakan adanya bau asap ( barang terbakar ), karena dalamnya lobang mencapai sekitar 200 meter beberapa korban tidak bisa menyelamatkan diri dan meninggal akibat sesak nafas/kekurangan oxigen, diperkirakan asal asap dari lobang lain karena antara satu lobang dengan lobang lainnya tembus.

Sementara itu Kepala Desa Buwun Mas, Rohidi,S.Ip menyatakan bahwa jumlah korban bisa jadi akan bertambah,dan sudah melakukan koordinasi dengan basarnas untuk membantu evakuasi korban yang masih tersisa. “Untuk pemulangan jenazah korban yang sebagian besar adalah warga desa buwun mas,kami tunggu hasil pemeriksaan dari puskesmas dulu,setelah itu kami akan koordinasi dengan keluarga korban untuk proses pemakamannya,”kata Rohidi.

Sementara tindakan kepolisian yakni mengevakuasi korban, melakukan olah TKP, mengidentifikasi korban, meminta keterangan Saksi.

Adapun identitas korban yakni, untuk korban selamat :

1. Donk alamat dsn. Blongas DS Buwun mas kec sekotong lobar.

2. Suhirman alamat slodong DS Buwun mas kec sekotong lobar.

3. Rudini 28thn, alamat lekong jae DS. Serage kec. Praya barat daya kab. Loteng.

4. Munter als gonjok 35thn, alamat dsn lekong jae DS. Serage kec. Praya barat daya kab. Loteng.

5. Sukardi, 40 thn, alamat dsn. Sauh DS. Buwun mas kec sekotong kab. Lobar

6. Basri, 30thn alamat dsn. Sauh DS. Buwun mas kec. Sekotong kab. Lobar

Korban meninggal dunia

1. Supar, 45 thn, alamat dsn banyumulek DS banyumulek kec Kediri kab lobar.

2. Judin, 35 tahun, alamat Dsn. Blongas DS Buwun Mas Kec. Sekotong Kab. Lobar.

3. Wildan, 30 thn, alamat dsn slodong DS Buwun Mas Kec. Sekotong kab lobar.

4. Nuri, 35 thn, alamat dsn. Selodong DS Buwun Mas Kec. Sekotong kab. lobar.

5. Sulaiman , 28 thn alamat Dsn. Sauh DS Buwun Mas Kec. sekotong kab lobar.

6. Ramli, 28 thn alamat Dsn Sauh DS. Buwun Mas, Kec Sekotong Kab. lobar.

7. Sahdan/Kentung, 40 thn alamat Dsn Lekong Jae DS Serage, Kec Sekotong kab. Lobar.

(Sadri/Her-KIm Sekotong Bersatu)

print