Lebaran Topat Ditiadakan : Satuan Brimob Polda NTB Salurkan Bansos

Batulayar – Diskominfotik. Dampak Covid-19 di Kabupaten Lombok Barat membuat sektor pariwisata lumpuh. Akibatnya, sejumah pedagang  dan masyarakat dalam kawasan wisata Batulayar – Senggigi mengalami kesulitan ekonomi.

Paska perayaan Lebaran Ketupat (Lebaran Topat) di  wilayah kawasan wisata Batulayar – Senggigi ditiadakan, Personel Sat Brimob Polda NTB meberikan bantuan beras pada sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang kawasan wisata Batulayar – Senggigi yang biasanya ramai dipadati pengunjung saat perayaan Lebaran Ketupat (Lebaran Topat). Tidak hanya PKL yang diberikan bantuan beras, namun juga Ojek Pangkalan, Tukang Tambal Ban, dan Guide yang kebetulan tetap bekerja di kawasan wisata yang ditutup Minggu, (31/5/2020).

Kepala Satuan Operasi Brimob Polda NTB agar tak henti hentinya berbuat untuk masyarakat khususnya untuk melaksanakan Bakti Sosial Pembagian Sembako dan bersatu membantu masyarakat terdampak Covid-19. “Beras ini kami pilih karena berbicara soal hidup. Ini adalah kebutuhan pokok.” kata Kepala Satuan Operasi Brimob Polda NTB.

Beras yang disalurkan sebanyak 50 Karung ukuran 10 Kilogram kepada warga yang terdampak Covid-19. Saat ini, kata dia, para guide dan PKL khusunya kawasan Pariwisata merasakan betul dampak dari Covid-19 ini. Dimana, sektor pariwisata mati, Hotel tutup.

Karena itu, ia berharap bencana non alam ini bisa cepat berakhir. Sehingga warga bisa melaksanakan aktivitas seperti biasanya.

Bantuan ini, bukan untuk warga miskin. Melainkan bagi warga yang terdampak Covid-19. “Untuk warga miskin, sudah mendapat bantuan dari pemerintah. Kita ingin bantuan ini tepat sasaran,” ucapnya. Diskominfotik/Yani

print