Lomba Bina Keluarga Propinsi NTB Di Desa Banyumulek

KIM Narmada. 25 April 2017. Tim penilai Lomba Bina Keluarga Propinsi NTB mengawali penilaiannya di Desa Banyumulek Kecamatan Kediri, kegiatan tersebut berlangsung semarak di kelompok BKB Al-Mubarrok Desa Banyumulek Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat (25/4).

Adapun tujuan dari lomba tersebut sebagai evaluasi dan mencari hal- hal baru yang dapat di jadikan nilai tambah nantinya, Ketua Tim penilai beserta rombongan disambut oleh Asisten I Bupati H.Halawi Mustopa. “Selamat datang ketua tim penilai dan rombongan di Kabupaten Lombok Barat,” kata Halawi.

Selain ucapan selamat datang ia juga menyampaikan semoga di dalam penilaian nanti ia harapkan tidak hanya semata – mata dinilai dapat juara tapi terpenting masukan dan motivasi agar Lombok Barat bisa lebih semangat dan berprestasi.

Ia juga katakan Lomba ini sangat penting dilakukan sebagai evaluasi untuk ketahanan keluarga, harmonisasi keluarga dan bukan tujuan akhir tapi merupakan ajang perbaikan untuk menjadikan Lombok Barat yang unggul, maju, mandiri, sejahtera yang dilandasi dengan nilai nilai patut patuh patju jelasnya.

Akhir dari sambutan halawi semoga Lobar bisa mewakili NTB untuk ajang yang lebih tinggi yakni masuk nasional harapnya

Sedangkan Ketua PKK yang diwakili wakil Ketua I ibu Hj. Nurhikmah Baihaqi
“Kehadiran tim juri merupakan semangat kami untuk lebih maju”ungkapnya disertai semangat tinggi.

Tidak hanya Asissten yang mengharapkan juara untuk mewakili NTB ketingkat yang lebih tinggi, ungkapan serupa juga di suarakan PKK Kabupaten Lombok Barat

Ketua Tim Penilai tingkat Propinsi NTB bapak Samsul Hanam M.PH selaku kepala bidang advokasi BKKBN Propinsi menyampaikan Wajar Desa Banyumlek Kecamatan Kediri memperoleh juara karena menurut Hanam banyak perubahan dan perkembangan yang terjadi di Desa Banyumulek ” saya beberapa tahun tidak kesini ternyata Lombok Barat luar biasa, jalan yang dulu becek sekarang mulus ungkapnya kagum
Untuk itu hanam mengajak seluruh masyarakat agar apa yang dilakukan menjadi amal ibadah

perkembangan zaman juga menjadi sorotan semua kalangan termasuk hanam dimana remaja saat ini katanya jauh perbandingannya dengan zaman dulu sekarang lebih kritis terhadap orang tuanya dan untuk lansia saat ini diberikan penghargaan dalam hidupnya.

Hanam juga janji akan menilai secara obyektif jika ada hal-hal yang terbaru didapat di BKB Al-Mubarrok maka menjadi catatan penting, jika layak jadi juara maka kado terbaik untuk Lombok Barat jelasnya sesaat sebelum menutup sambutannya. dedy/KIM Berdaya Saing

print