Lomba HKG TP PKK Lobar, Telagawaru Unggulkan Minyak Kemiri

Labuapi, Kominfo/KIM. Pembukaan penilaian lomba HKG (Hari Kesatuan Gerakan) TP-PKK Ke- 47 Tingkat Kabupaten Lombok Barat untuk wilayah Kecamatan Labuapi di Gelar di kantor Desa Telagawaru Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat Senin (29/7/2019).

Ketua TP-PKK Lombok Barat Hj.Khairatun Fauzan Khalid yang membuka lomba tersebut menyatakan, lomba HKG TP-PKK  ini merupakan lomba yang ke 47  dalam Rangkain Acara TP-PKK Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada 10 Kecamatan di Kabupaten Lombok Barat. Kecamatan Labuapi merupakan urutan yang kesepuluh atau urutan terakhir untuk pelaksanaan penilaian lomba.

“Kegiatan ini  sekaligus menjadi penilaian bagaimana kerja dari  TP-PKK tahun 2019. Terdapat 4 Katagori Penilaian pada Lomba HKG ini diantaranya PAR (Pola Asuh Anak dan Remaja),UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga), Hatinya PKK  atau pemanfaatan lingkungan perkarangan rumah  dan Administrasi PKK Desa,” kata Khairatun.

Istri Bupati Lombok Barat ini menambahkan, pada tahun ini lomba HKG terasa berbeda, karena TP-PKK dimasing-masing desa menunjukkan semangat yang luar biasa untuk memperbaiki, memajukan serta berbenah untuk memajukan desa.

“Saya berpesan kepada TP-PKK desa  agar terus bekerja dengan Ikhlas serta pengabdian  untuk membangun desa masing-masing,” ujarnya.

Menyinggung produk minyak kemiri yang dihasilkan di Desa Telagawaru ini, Khairatun berharap agar bisa menjadi icon bukan hanya di desa telagawaru namun bisa juga menjadi salah satu Icon unggulan di Lombok Barat.  Salah satu unggulan dari beberapa produk lokal di desa telagawaru adalah Virgin Cocounat Oil (VCO) dari minyak kemiri.

Sarjana Hukum Isdlam ini juga berpesan agar pemerintah desa terus bersinergi dengan TP-PKK agar apa yang menjadi unggulan desa ini bisa berkembang.

Ketua TP-PKK Kecamatan Labuapi Hj. Marlina Hakam, SSTp dalam wawancaranya menjelaskan, bahwa untuk Kecamatan Labuapi  mengutus 3 desa untuk mewakili lomba HKG dengan penilaian yang berbeda-beda .Tiga desa yang dimaksud yakni Desa Telagawaru dengan penilian kelengkapan administrasi dan Hatinya PKK,  Desa Karang Bongkot dinilai UP2K dan Desa Bajur yang dinilai PAR.

Marlina berharap, apa yang telah dilakukan dan dipersiapkan oleh TP-PKK se- Kecamatan Labuapi bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Desa yang mengikuti lomba diharapkan, agar bersaing secara sehat dalam melengkapi administrasi di TP-PKK masing-masing dan terus bekerja serta mengayomi kader-kader TP-PPK lainnya yang kurang aktif.

Kepala Desa Telagawaru H Hotaman menyatakan, ada 50 program unggulan yang sudah disiapkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Telagawaru dan masuk dalam kegiatan TP-PKK di desa  Telagawaru. Namun pada tahun ini baru 6 program yang sudah dilaksanakan dan sudah menjadi produk lokal dari Desa Telagawaru. Diantaranya  adalah produk Virgin Coconut Oil (VCO) atau minyak kemiri , penanaman toge tanpa akar, kerupuk loyan dan pembuatan sendal jepit.

Usia pembukaan acara, tim penilai bersama Hj.Khairatun  langsung turun ke lokasi  untuk memberi  penilaian.  Tim penilai sendiri terbagi menjadi dua tim yakni tim penilai kelengkapan administrasi dan tim penilai Hatinya PKK.

Hadir dalam acara Kepala Desa sekecatamatan Labuapi, Ketua TP-PKK  Desa sekecamatan labuapi, BPD Desa Telagawaru, Toko Agama dan masyarakat  di desa telagawaru.(Rhistu)

print