Masyarakat Lobar diminta Partisipatif dalam Pengawasan Pemilu

Gerung, KIM. Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Lombok Barat (Lobar) meminta kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pengawasan pemilu tahun 2019 ini, bentuk partisifasinya ialah memberikan informasi kepada pengawas terdekat baik secara formal atau informal, dan bisa juga melaporkan melalui media sosial resmi milik bawaslu, masyarakat juga bisa langsung ke kantor Bawaslu untuk melapor tindakan pelanggaran, hal itu dikatakan Ketua Bawaslu lobar Abrar M.Pd.
Abrar menambahkan, secara infrastruktur Bawaslu memiliki keterbatasan dalam pengawasan, dalam satu desa saja hanya diawsai oleh satu Bawaslu, maka dengan kekurangan tersebut Abrar berharap, agar partisifasi masyarakat sebagai informasi awal dapat membantu bawaslu dalam pengawasan pemilu yang “Luber Jurdil”, serta masyarakat juga diharapkan mampu memahami sistem pelalporan terhadap pelanggaran pelanggaran di tingkat desa.
“Laporan pelanggaran secara formal ke Bawaslu pada tahun ini belum ada laporan, tetapi Bawaslu lobar banyak menangani pelanggaran yang ditemukan oleh bawaslu secara langsung,”. terang Abrar usai menggelar Sosialisasi pengawasan Partisipatif dalam penguatan peran masyarakat melakukan pengawansan pemilu tahun 2019 di Aula Kantor Desa Babussalam kec.Gerung, Senin (11/02).
Dalam sosialisasi tersebut hadir juga Ketua Bawaslu NTB. Muhamad Khualid, S.Ag. MH. Sekaligus sebagai narasumber, ia mengingatkan agar Kepala desa dan Kepala Dusun untuk tidak terlibat dalam perpolitikan karena hal itu diatur oleh Undang-Undang dengan sangsi pidana, dan menurutnya juga, jabatan Kepala Desa dan Kepala Dusun merupakan pemerintahan terkecil yang berintraksi langsung dan pengayom masyarakat
Kualid juga mengatakan, untuk meminimalisir pelanggaran berbentuk Monye Polotik yang marak terjadi, maka peran aktif masyarakat juga diperlukan dalam meminimalisir pelanggaran tersebut dengan cara pengawasan . ia juga menuturka salah satu bentuk partisipasinya adalah dengan melaporkan pelanggaran melalui Aplikasi Bawaslu ( Gowaslu).Dedi KIM Berdayasaing

print