Musdes RKPDes 2018 Digelar di Desa Kuripan Utara

Kuripan-KIM.  Musyawarah Desa (Musdes) untuk penyusunan RKP Des 2018 saat ini digelar oleh BPD desa kuripan utara, Rabu(13/9/2017) pukul 08.30 Wib di Aula kantor desa kuripan utara, Kecamatan Kuripan, dengan melibat seluruh unsur masyarakat desa setempat.

Pelaksanaan musdes tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Kuripan Utara ,Kasi PMD “Hj.Sri Setiaman  yang mewakili Camat Kuripan ,pendamping desa  ,BPD, Kadus, RT, tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda,Alim ulama dan ibu PKK.

Dalam sambutannya Kades Kuripan Utara H.Ihsan Nur menghimbau kepada semua peserta musyawarah untuk menyampaikan usulan sesuai potensi diwilayah masing-masing khususnya semua perangkat kewilayahan agar apa yang dibutuhkan oleh masyarakat kita dapat terlaksana dengan baik ‘ Ungkapnya”.

Pada kesempatan yang sama Kasi PMD Kecamatan Kuripan Hj. Sri juga menyampaikan bahwa ‘RKP Desa sebagai penjabaran RPJM Desa. RKP Desa disusun oleh Pemerintah Desa sesuai dengan informasi dari pemerintah daerah kabupaten/kota berkaitan dengan pagu indikatif Desa dan rencana kegiatan Pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota.

RKP Desa mulai disusun oleh pemerintah Desa pada bulan Juli tahun berjalan. RKP Desa ditetapkan dengan peraturan Desa paling lambat akhir bulan September tahun berjalan. “Ungkapya.’Dikatakannya lagi bahwa RKP Desa menjadi dasar penetapan APB Desa. Kepala Desa menyusun RKP Desa dengan mengikutsertakan masyarakat Desa.

Sesuai Permendagri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa “Paparnya. Hal senada juga disampaikan oleh
Pendamping Desa Edi erwin bahwa Melalui Musdes ini masyarakat bisa memberikan usulan sehingga mendapat kesepakatan dalam menentukan prioritas dalam melakukan pembangunan desa melalui DD dan ADD.

” Untuk pembangunan infrastruktur kita harus prioritaskan hal yang sangat mendesak dan yang bersentuhan dengan masyarakat langsung. Kita harus menjaga apa yang telah dibangun oleh pemerintah desa melalui DD dan ADD, karena kedepannya kita belum tahu apakah ada nantinya dana dari pusat. Sebab, jika pemimpin kita berganti kebijakan bisa saja berubah. Oleh karena itu mari kita sama-sama menjaganya,” terang Edi.  Akhyar/ KIM Kurtara

print