Operasi Jantung Si Yusuf Kembali Tertunda Karena Belum Dapat Kamar Bedah

Lingsar – KIM.  M.Yusuf Hamdani bocah penderita jantung bocor dari dusun Tragtag, desa Batu Kumbung kecamatan Lingsar Lombok Barat di jadwalkan akan di operasi pada 2/8 yang lalu dan jadwal operasi tersebut di tentukan langsung oleh pihak Rumah Sakit Jantung “HARAPAN KITA” Jakarta. Namun beberapa kendala kembali menghalangi langkah Suardi (ayah Yusuf) untuk membawa buah hatinya itu keJakarta.

Dengan wajah di liputi kesedihan Suardi menceritakan beberapa kendala yang menyebabkan opersai jantung Yusuf kembali di tunda.

“Seharusnya tanggal 29 juli yang lalu kami sudah berada di Jakarta sebab sebelum operasi yang seharusnya di lakukan pada 02 Agustus yang lalu pihak rumah sakit akan melakukan pemeriksaan terkait kondisi Yusuf terlebih dahulu sehingga 29 Juli kami harus sudah ada di sana, namun saat kami melakukan kontrol ke RSUD Provinsi untuk memastikan kondisi Yusuf terkait keberangkatan keJakarta pihak Rumah sakit menyatakan bahwa Yusuf ada gangguan pada giginya dan beberapa gigi Yusuf harus di cabut terlebih dahulu baru bisa operasi jantung di Jakarta” ungkap Suardi, Jum’at 25/8 di kediamannya.

Mendengar kodisi Yusuf seperti Suardi tidak mau menunda waktu dan langsung mengurus segala sesuatunya terkait operasi pencabutan gigi buah hatinya itu. Namun operasi gigi Yusuf juga mengalami kendala di karenakan pihak RSUD Provinsi NTB menyatakan Yusuf harus menunggu jadwal dan kamar poli bedah yang kosong.

Namun dari bulan Juli kemarin sampai hari ini kami belum dapat kamar untuk Yusuf di poli bedah sebab pihak RSUD mengatakan semua kamar poli bedah masih penuh dan belum ada kepastia kapan kami akan mendapat kamar dan jadwal operasi gigi untuk anak kami dan dengan di tundanya operasi gigi ini secara otomatis jadwal operasi jantung Yusuf di jakarta juga tertunda dan pihak Rumah sakit jantung HARAPAN KITA memberikan kami jadwal yang baru yaitu dibulan Oktober mendatang. Kami berharap ada pihak yang berkenan memediasi antara kami dengan pihak RSUD Provinsi agar kami di berikan kamar dan jadwal operasi gigi Yusuf lebih cepat” tambah Suardi penuh harap. KIM Lingsar Lestari/Sapar.

print