Pangdam Udayana Hadir Panen Raya Di Desa Nyurlembang

Narmada KIM. Selasa siang 9 Mei 2017 Pangdam IX Udayana Bersama Wakil Gubernur NTB, Danrem , Sekda Lobar dan Dandim 1606 Lobar Panen Raya bersama bertempat di Desa Nyiur Lembang Kecamatan Narmada Lombok Barat.
Adapun tujuan dari panen raya tersebut untuk memenuhi surplus beras di Nusa Tenggara Barat, sesuai dengan target pemerintah yakni 20%.

Untuk Kabupaten Lombok Barat luas lahan pertanian seluas 82.000 Ha terdiri dari lahan pertanian, dan bukan lahan pertanian. “Untuk irigasi pertanian untuk wilayah utara dan tengah kebutuhan air tercukupi sepanjang tahun sedangkan wilayah selatan kebutuhan air kurang hal tersebut diungkapkan oleh sekda lobar H.Moh. Taufik disela-sela penerimaan Pangdam IX Udayana ”.

Selain itu Taufik menyampaikan Lombok Barat merupakan sebagai penyangga pemenuhan kebutuhan pangan di Nusa Tenggarar Barat, PDRB Lombok Barat sebesar 11,3 Triliyun, 17%nya dari pertanian, 17% dari konstruksi dan 12% dari perdagangan”katanya

Dan untuk pruduksi padi di tahun 2016 tahun lalu sejumlah 185 ribu ton ini merupakan keberhasilan suasembada yang di gulirkan oleh Bapak menteri pertanian dan TNI sebagai pengawas sembada pangan yang memberi manfaat untuk masyarakat petani yang ada di lombok barat.

Capaian dari bulan januari sampai maret 2017 cukup besar yakni 5.800 ton dan jika digunakan oleh masyarakat Lombok barat 650.000 jiwa maka surplus beras diLombok Barat sebesar 23.000 ton.

Untuk itu sekda harapkan kepada seluruh penyuluh pertanian, penyuluh lapangan dan aparat TNI dari seluruh lini untuk lebih ditingkatkan agar capaian lebih maksimal.

Sementara Pangdam IX Udayana Kamarudin Simanjuntak menyampaikan bahwa kerjasama dengan kementerian Pertanian dan pemerintah daerah akan terus dikawal sampai memenuhi target yang dinginkan oleh pemerintah pusat.
selain itu Nusa Tenggara Barat dan khususnya Lombok Barat merupakan penyangga pangan nasional terbesar kelima secara nasional, lombok barat dilihat dari sinergitas, soliditas antara yang bekerjasama kamarudin optimis dengan capaian yang akan didapat di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pangdam IX Udayana yang memiliki tiga wilayah kerja yakni Bali, NTB dan NTT mengatakan “ TNI akan kuat bila mana bersama masyarakat, Pemerintah akan kuat jika bersama masyarakat dan jika ketiga-tiganya bersatu maka apapun bisa tercapai, apalagi NTB Predikatnya sentra penghasil beras dan jagung ”Ungkapnya.

Ditempat yang sama Wakil Gubernur NTB Moh.Amin juga mengungkapkan bahwa di tahun ini akan membuka lahan pertanian seluas 400.000 Ha untuk penanaman jagung.
“NTB target jagung 2,5 juta ton pertahun, sedangkan beras 1,3 juta ton, untuk kebutuhan didaerah NTB sendiri beras sekitar 600 ribu ton lebih, maka Nusa Tenggara Barat Surplus”.
Dalam panen raya tersebut dihadiri Forkopinda, kadis pertanian NTB, Bulog Drive NTB, Mitra kerja petani, kadis pertanian Lobar, penyuluh dan 500 gabungan kelompok tani dari pulau lombok. Dedy/KIM Berdaya Saing

print