Pelatihan Siskeudes Aparatur Desa Kecamatan  Lembar.

Lembar KIM, Kamis 02/03/2017 aparatur Desa sekecamatan Lembar di bekali pelatihan sistim informasi keuangan Desa (Siskeudes). Pelatihan ini sendiri terlaksana berkat kerja  sama Asoaiasi Kepala Desa dengan  BPKP Provinsi NTB, yang di laksanakan di aula Kantor Desa Jembatan kembar timur.

Kegiatan yang di gelar selama satu hari itu menghadirkan perangkat Desa yaitu Sekretaris dan Bendahara Desa sebagai peserta yang nantinya di harapkan akan menjadi pengelola keuangan Desa masing masing.

Tak hanya perangkat Desa saja moment pelatihan ini juga di manfaatkan oleh para pendamping desa mulai dari kecamatan hingga pendamping di tingkat Desa sekecamatan Lembar.

Kegiatan pelatihan ini sendiri merupakan tindak lanjut dari surat edaran Setda Lombok Barat tertanggal 06 februari dimana salah satu item dalam surat edaran tersebut adalah persyaratan pencairan Dana Desa yang merupakan bantuan dari pusat ( APBN) dan Alokasi Dana Desa yang merupakan dana perimbangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat harus menggunakan Siskeudes.

Hadir sebagai tutor yaitu dari BPKP yang membidangi masalah tersebut adalah Krisna murty MM yang memang konsen untuk melakukan pembinaan kepada Desa Desa di seluruh NTB.

Menurut Krisna, Dengan dilaksanakannya pelatihan ini harapannya pada tahun 2017 ini semua Desa sudah bisa menerapkan aplikasi tersebut sehingga perencanaan di Desa bisa di rencanakan dengan terarah dan terukur,dengan di terapkannya aplikasi tersebut semua   Desa di kecamatan Lembar bisa melaksanakan pembangunan secara terbuka dan akuntabilitas.

Menurut Ketua AKAD Kecamatan Lembar H Ismail Darwan “Pelatihan Siskeudes ini bertujuan untuk menata administrasi Desa yang selama ini belum tertata dengan baik karena dari sisi administrasi tersebut masih sering terjadi temuan pada saat pemeriksaan oleh pihak BPKP dan inspektorat” tuturnya.

Sejalan dengan hal tersebut kegiatan semacam ini mendapatkan apresiasi dari para perangkat desa dan beberapa orang kepala desa yang sempat datang melihat situasi pelatihan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi pelatihan   ini, dimana desa sebagai ujung tombak pembangunan harus mulai rapi dalam administrasi serta dalam pelaksanaan pembangunan harus esuai dengan RKPdes yang merupakan penjabaran dari RPJMdes”, jelas kepala Desa mareje Timur H Haderan S.pd yang datang langsung melihat kaur dan bendaharanya mengikuti pelatihan tersebut. (Amirullah Kim Lembar Bersaing).

print