Pelipatan Surat Suara Pemilu 2019 di Lobar Libatkan 224 Pekerja 

Gerung, Kominfo/KIM. Bahan logistik pendukung suksesnya penhyelenggaran Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April 2019 mendatang di Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Nusa Tenggara Barat (NTB)  yang tiba sejak 27 Februarui lalu  dimulai dengan pelipatan surat suara sejak Senin (11/3).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lobar melibatkan 224 orang pekerja pelipat suara yang bekerja lokasi penyimpanan surat suara  di Gelanggang Olahraga (GOR) Bulutangkis Desa Lelede, Kecamatan Kediri.

Sekretaris KPU Lobar, L Suherman menjelaskan, pelipatan surat suara ini dilakukan secara berjenjang mulai dari surat suara DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten. Terdapat lima katagori untuk surat suara yang akan dilipat nantinya seperti surat suara Pilpres, DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten/kota.

“Kita targetkan pelipatan surat suara tersebut bisa tuntas hingga 3 April mendatang.  Pelipatan surat suara ini sudah diputuskan melalui rapat pleno sejak senin (11/3) lalu. Pelipatan surat suara Pilpres dan Pilwapres kita perkirakan tuntas selama tiga hari,” kata L Suherman di Giri Mennag, Gerung, Lombok Barat, Selasa sore (12/3/2019).

Suherman menambahkan, sebanyak 489.480 lembar surat suara pemilihan presiden wakil presiden yang sudah tiba di Lobar. Jumlah ini didasarkan pada jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 489.480 pemilih tetap.

Dikatakan Suherman, selesainya pelipatan surat suara Pilpres dan Pilwapres akan dilanjutkan dengan pelipatan surat suara DPR RI yang membutuhkan waktu 4-5 hari, mengingat jumlah surat suaranya lebih banyak.

“Untuk surat suara cadangan belum akan dilipat dulu. Beradasrkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah disepakati bersama dan sjudah dikoordinasikan dengan pihak Badan Pengawas Pemilu  (Bawaslu). Kegiagtan pelipatan surat suara sendiri hanya akan dilakukan pada siang hari saja. Sedangkan malam hari ditiadakan. Hal ini dikhawatirkan adanya kemuingkinan surat suara yang rusak dan luput dari penglihatan,” ungkap Suherman.

Menyinggung pengamanan, Suherman menyatakan, pengamanan sedari awal dibantu oleh Bawaslu dan Poltres Lombok Barat. Pihak kepolisian juga melakukan body cek untuk semua pekerja yang melakukan pelipatan surat suara baik laki dan petrempuan.

“Jadi kalau pelipatan surat suara selesai barulah kita akan segera distribusikan sesuai jenjang dari KPU ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan PPK langsung ke Panitia Pemilihan Suara (PPS) yang dityeruskan ke Tempat Pemunguitan Suara (TPS). (her/KIM/Kominfo)

print