Pembangunan Jalan Baru Jadi Wisata Baru

Batulayar – KIM. Belum genap satu bulan, pembukaan jalan oleh Pemerintah Desa Senteluk yang melintasi Hutan Moncek menuju Dusun Seraye Desa Bengkaung Kecamatan Batulayar Lombok Barat disambut gembira oleh warga. Mendengar jalan baru akan dibuka, warga sekitar berbondong-bondong menapaki bukit guna melihat pengerjaan jalan baru. Kini, jalan terbuka yang menghubungkan dua desa tersebut seolah menjadi magis bagi masyarakat. Sebelumnya, tak ada warga ingin menyambanginya.
Pemanfaatan jalan baru sekarang semakin terlihat. Selain sengaja untuk mengunjungi kondisi jalan yang ada untuk menikmati pemandangan, tak sedikit warga yang memanfaatkan sebagai tempat olah raga alias mendaki. Jalan menanjak dengan view bebas, udara masih alami, menjadikan warga yang ingin berolah raga semakin tertarik.
Setiap hari, menjelang sore warga memadati jalanan baru. Ada yang sengaja melihat pengerjaan jalan, olah raga hingga santai. Pengunjung jalan pun dari berbagai usia. Kebanyakan mereka datang dengan berjalan kaki, ada yang menggunakan sepeda gunung, dan sepada motor. Warga pun datang dari berbagai penjuru. Fatah, salah seorang warga Dusun Senteluk menceritakan jika jalan baru banyak pengunjung. Saya kesana untuk santai sambil menikmati pemandangan. Selain Fatah, H. Sapiolah juga demikian. Datang ke jalan baru, disamping untuk berolah raga, juga melihat-lihat kondisi alam.
Di satu sisi, jika dilihat jalan yang dibuka tahun ini oleh Pemerintah Desa Senteluk memang sangat menarik, terutama view alam. Menghadap ke arah barat akan terlihat bentangan pantai dari kejauhan dengan birunya. Di sisi kanan dan kiri tampak alami hutan dengan hamparannya yang begitu indah mempesona. Angin yang bertiup dari berbagai penjuru menambah nikmatnya suasana.
Kalau sudah sampai ke atas, nikmat sekali, ujar Rudiah yang sengaja berolah raga setiap sore di jalan baru. Dengan adanya pembukaan jalan ini, tanah warga yang berada di sekitar menjadi semakin mahal. Otomatis tanah akan menjadi semakin mahal, terang ibu 3 anak ini sambil lari kecil mendaki. Gambar yang menjadi pelengkap tulisan ini adalah anak-anak muda yang menikmati pemandangan sembari bercengkrama. KIM Layar Stone/Muhtar Juaini.
print