Pemukulan Beduk menandai MTQ ke 28 Resmi dimulai.

Kuripan, Kominfo. Bertempat dilapangan umum Kuripan Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat berlangsung acara pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 28, Sabtu (15 /3/2019).
Acara tersebut berlangsung lancar walaupun diiringi gerimis dan angin
yang seakan-akan memberi warna tersendiri bagi perhelatan MTQ tersebut.
Pada acara tersebut selain anggota Forum
Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Lombok Barat, para Kepala OPD, para Camat,para Tuan Guru , Kepala Desa se Kabupaten Lombok Barat, juga hadir pula Forkopimda provinsi Nusa Tenggara Barat.

Ketua panitia pelaksana MTQ ke 28 Tingkat Kabupaten Lombok Barat,H Fathurrahim dalam laporannya mengatakan, Musabaqoh Tilawatil Qur’an ke 28 ini memperlombakan 7 cabang, diantaranya Tilawah, Qirra’at, Tartil,Tahfidz, Tafsir, Fahmi Al Qur’an, Syarh Al Qur’an, Musabaqoh Makalah Ilmiah Al Qur’an, Naskah, Hiasan Mushaf, Dekorasi,dan Kontemporer dan diikuti mulai tingkat anak-anak, remaja, dewasa serta Cacat Netra yang direncanakan bertempat di arena utama, Masjid terdekat dengan arena,Mushalla dan Sekolah.

Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H .Moh Taufik dalam sambutannya menyatakan, Lombok Barat akan menjadi Tuan rumah MTQ ke 28 Tingkat Provinsi NTB, untuk itu dirinya berharap kepada semua juara pada pelaksanaan MTQ ke 28 2019 ini agar mempersiapkan diri supaya bisa meraih juara seperti yang diraih pada MTQ ke 27 Kabupaten Bima pada beberapa tahun yang lewat.
Lebih jauh HM Taufik mengungkapkan kembali bahwa mempertahan sebuah juara umum memang sulit.
“Tapi tidak ada kata sulit kalau memang secara betul-betul kita semua mempersiapkan diri terutama khusus kepada para juara pada event MTQ ke 28 tahun 2019 ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Sekda Kabupaten Lombok Barat ini mengukuhkan 60 Dewan Hakim serta melakukan pemukulan Beduk didampingi Ibu Wakil Bupati terpilih Hj.Sumiatun sebagai tanda dibukanya MTQ ke 28 tahun 2019.
Beda dengan pelaksanaan MTQ sebelumnya ditandai dengan penekanan tombol sirine namun kali ini cukup dengan beduk besar dan disambut dengan pemukulan beduk-beduk kecil oleh siswa dari SMKN Kuripan.(Aroel/Diskominfotik).

print