PENARIKAN MAHASISWA KKN UNIVERSITAS ISLAM AL AZHAR MATARAM DI DESA MEKARSARI

Narmada Diskominfotik. Setelah satu bulan lamanya mahasiswa KKN universitas Mataram melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Mekarsari Kecamatan Narmada Kabuoaten Lombok Barat, hari ini Sabtu 13 Maret 2021 resmi berakhir.

KKN Universitas Islam Al Azhar Mataram fokus pembinaannya pada sektor pariwisata dimana, desa Mekarsari adalah salah satu desa wisata berdasarkan SK bupati tentang penetapan desa wisata lingkup kab. Lombok Barat.

Sapinah Kepala desa Mekarsari mengungkapkan pada sambutannya saat acara pelepasan. “terimakasih kepada dinas pariwisata kita sudah dimasukkan pada  SK Bupati pada 50 desa wisata, begitu juga pada tataran provinsi desa Mekarsari juga masuk pada  SK gubernur diantara 99 desa di provinsi NTB dan juga desa Mekarsari masuk pada desa sangat prioritas (DSP)10 desa penyangga even internasional moto GP Mandalika 2021”.

“Diarah Utara akan kami bangun jalan layang sebagai jalan untuk pengunjung domistik, karena pengunjung domistik bagi kami itu yang prioritas untuk kita bangun dulu melihat kebutuhan pasar yang cukup potensial”. Tambah pria yang akrab disapa pak kades ini.

“Karena dengan penyediaan akses jalan yang mudah maka pengunjung ak kalau sudah banyak pengunjung yang datang maka akan secara otomatis mengangkat perekonomian warga”. Tutup pria yang sudah menginjak kepala empat itu.

seirama dan gayung bersambut dengan visi desa yang disampaikan oleh kepala desa, Sekdis pariwisata prov. NTB yang berkesempatan hadir pada acara tersebut bertutur “semoga dengan hadirnya wisata desa Mekarsari akan berkontribusi terhadap kunjungan wisatawan, saat ini  NTB  mampu menyedot pengunjung pariwisata sebanyak 1,5 juta dari target 2,25 juta.

Dirinya juga menambahkan “pada even moto GP ada 160 ribu wisatawan domistik dan mancanegara yang akan berkunjung ke NTB, sebagai desa wisata kita harus mempersiapkan jika mereka datang atraksi apa yang bisa kita suguhkan supaya mereka tertarik dan terkesan sehingga mereka ingin datang kembali ke desa Mekarsari”.

Idealnya pariwisata tidak hanya sekedar bangunan kaku yang dikunjungi tetapi terlebih pada prilaku masyarakat sendiri harus dibangun (humanity). Karena kenyamanan dan keamanan pengunjung harus dibuat menjadi prioritas.

Hal itu disampaikan oleh penggagas Sekotong mendunia Abdul Madjid yang juga anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat menyampaikan pesan pada saat acara “implementasikan pariwisata itu dalam diri anda sendiri karena yang sebetulnya dibutuhkan oleh pengunjung adalah keamanan dan kenyamanan”.

Acara penarikan KKN ini dilaksanakan dilokasi wisata desa Mekarsari, acara dimulai pada pukul 9.30 s/d 11.30. acara ini dihadiri oleh para pelaku pariwisata, perwakilan DPRD Kab. Lombok Barat, SKPD terkait, Pemerintah desa Mekarsari dan civitas akademik universitas Islam Al Azhar Mataram. (KIM Mekarsari/Mr)

print