Penertiban Pedagang Miras Tradisional

Gunung Sari-KIM. Aspirasi masyarakat di tanggapi secara serius oleh Komisi 1 DPRD Lombok barat tentang pedagang minuman tradisional (tuak) yang ada di dusun Lilir desa Mambalan kec Gunungsari.

Senen pukul 10.30 tim mendatangi desa Mambalan dan berdialog dengan penjual minuman yang ada di wilayah kecamatan Gunungsari kabupaten Lombok barat dengan tim yang turun langsung ke lapangan H.Zulkarnaen dari Perindak,  Pol PP Lombok barat menemui beberapa penjual miras yang sering disebut Kafe Dewa Genok.

salah seorang penjual miras sempat berkilah dengan mengatakan bahwa di dusun kami jualan miras tradisional ada  awig – awig, pada saat itu di sepakati bawa boleh berjualan asalkan tidak ada keributan dan musik berbunyi tidak keras dan juga tidak mengganggu tetangga.

Setelah mendengar meneliti beberapa penjeladan bahwa Awig-awig tersebut tidak kuat dasar hukumnya, H.Zurkarnaen bersama Tim memberikan penjelasan sesuai laporan masyarakat, “kami minta warung tuak bisa di tutup sambil memberikan arahan dan memberikan surat teguran pertama, jika tidak diindahkan maka tim yang menutupnya”. tegasnya. KIM Gunung Sari/Made Gambar

print