Puluhan Rumah Rusak Berat Akibat Gempa di Mekar Sari

Narmada-KIM. Dampak dari gempa 7.0 SR yang mengguncang Pulau seribu Masjid pada tanggal 5 Agustus 2018 dan ratusan kali gempa susulan selama 2 minggu terakhir mengakibatkan puluhan rumah rusak berat, sedang dan ringan di Desa Mekar Sari Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat.

Dari data yang dihimpun oleh Pemerintah Desa Mekar Sari setidaknya ada 23 rumah yang rusak berat, 43 rumah rusak sedang dan 209 rumah rusak ringan. Data tersebut merupakan hasil pengecekan yang dilakukan oleh semua kepala dusun dan perangkat desa. Upaya pendataan tersebut juga dibantu oleh Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Mekar Sari.

Abdul Masud Babinsa dari TNI yang bertugas di desa Mekar Sari terlihat aktif membantu warga yang terkena dampak gempa, setiap hari Babinsa asal asal Batu Kute itu selalu menemani Kepala Dusun dan Perangkat Desa untuk turun mendata sambil memberikan peringatan kepada warga agar tetap hati-hati dan waspada datangnya gempa susulan.

Sapinah Kepala Desa Mekar Sari menjelasakan, data warga yang terdampak gempa di Desa Mekar Sari sudah valid dan sudah dikirim ke Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Sapinah juga berharap agar bantuan untuk warga segera disalurkan.

“Warga kami sangat butuh uluran tangan para dermawan dan bantuan Pemerintah Kabupaten agar penangan warga yang mengungsi akibat gempa bisat diatasi”. Tegas Sapinah saat ditemui dikantornya.

Dari hasil pantauan KIM Mekar Sari ada ratusan kepala keluarga yang saat ini masih tidur di tenda pengungsian, selain orang dewasa terdapat anak-anak dan balita yang ikut dibawa ketempat pengungsian.Tenda-tenda yang ditempati warga tampak kurang layak untuk ditempati karena sebagian besar terbuat dari terpal lusuh dan bekas spanduk.

Terdapat 4 titik pengungsian yang dihuni oleh ratusan Kepala Keluarga yang terletak didusun Tempit, Karang Kates, Kebon Beleq dan Penmangket. selain itu juga banyak warga yang membuat tenda didepan rumah masing-masing. Satar/KIM Mekar sari

print