Rayakan Maulid Nabi Sebagai Ajang Prestasi

Labuapi,  KIM – Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Telagawaru Desa Telagawaru Kecamatan Labuapi Lombok Barat dilakukan sebagai ajang meningkatkan prestasi. Betapa tidak, remaja di Dusun tersebut menyelenggarakan barbagai kegiatan seperti lomba-lomba. Antara lain lomba Tilawa dan Tahfiz Juz 30 bagi anak-anak setingkat Sekolah Dasar. Prestasi tersebut diraihnya ketika menerima hadiah sebagai juara pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Assasuttaqwa Dusun Telagawaru, Sabtu (24/11/2018).
Kegiatan pembagian hadiah yang merupakan salah satu acara perayaan maulid riuh dan gembira dimana para pemenang senang telah menerima hadiah. Sementara keluarga yang menonton bangga putra putrinya sebagai juara.
Ketua Dewan Juri Ahmad Sahnan yang sekaligus Ketua Remaja Dusun Telagawaru sebelum mengumumkan pemenang mengatakan, lomba-lomba dalam rangka maulid telah dilaksanakan sejak tanggal 16 hingga 23 November 2018. Setelah melalui seleksi secara langsung terpilih juara-juara.
Mata lomba Tilawah dimenangkan oleh Muhmmad Ikhlas Ridhollah sebagai juara pertama, sementara juara dua dan tiga diraih oleh Muhammad Alwi dan Nada Suci Alivia. Untuk mata lomba Tahfiz Juz 30 dimenangkan oleh Khulaifi Maksum sebagai juara pertama dan juara dua dan tiga masing-masing diraih oleh Azli Raihani dan Selfi Yulia Ningsih.
Kepala Dusun Telagawaru H.Ilham Shobri berterimakasih kepada remaja dan panitia lomba telah sukses menggelar lomba-lomba menyambut maulid. Pesannya untuk yang tidak mendapatkan juara tidak berkecil hati dan terus belajar dan belajar. Ilham sobri berharap semua peserta rajin belajar dan mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi sehingga menjadi generasi yang berkualitas.
Pada kesempatan tersebut H.Ilham kedepannya berharap agar mata lomba ditambah dan lebih pariatif seperti lomba mengkafani janazah.
Ketua PHBI Dusun Telagawaru H.Ahmad Toyib Habibi dalam ceramah Hikmah Maulidnya mengatakan, peringatan maulid nabi bertujuan mengingat kemulian Rasulullah, membangkitkan cinta kepada Rasulullah. H. Ahmad Toyib berpesan agar jangan sampai peringatan maulid diisi dengan kebid’ahan yakni mengadakan tontonan dan acara –acara yang mengotori makna dari maulid nabi, ajang makan-makan saja. tetapi berusaha melaksanakan sunah-sunah yang telah diajarkan nabi, memperbanyak dan mencintai sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
“Jangan sampai acara maulid dijadikan sebagai ajang makan-makan saja. tapi lebih dari itu hendaknya kita berusaha melaksanakan sunah-sunah yang telah diajarkan nabi saw dan memperbanyak dan mencintai sholawat kepada Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.

Hadir dalam acara Kepala Dusun Telagawaru H.Ilham Shobri, Ketua PHBI H.Ahmad Toyib Habibi, Penguhulu Dusun Telagawaru H.Mahmudin Harun, Anggota BPD, Para RT dusun Telagawaru, Tokoh Masyarakat dan calon kades dahri alimun supriadi dan masyarakat desa telagawaru .(Rhis/Abror/KIM AL-Falah)

print