Sime Krame Banjar Karang Anyar Desa Jembatan Kembar Lembar

Gerung-KIM.  Untuk mempererat tali silaturahmi antara warga masyarakat. Pengurus dan masyarakat  Pure  Pemaksan Dharma Bakti Dusun Karang Anyar Desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar  mengadakan acara Sime  Krame bertempat di Pura Dharma Pemaksan, Minggu  (15/10).

Sebagai simbol perwujudan Keberagaman maka sebelum acara di mulai digelar tarian Rejang Sakti. Para tamu undangan yang hadir seperti Bupati Lombok Barat  (Lobar ) H. Fauzan Khalid, Kapolres Lobar AKBP I Wayan Djiartana, Kadis Pertanian,Kadis Kominfo, Camat, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan Kades nampak terpukau menyaksikan tarian ini.

“Tari Rejang Sakti  merupakan tarian tradisional  warisan leluhur.  Tarian ini merupakan wujud dan bentuk kepedulian antar sesama. Tarian ini  tanpa iringan musik dan tembangnya syarat berisi ajaran – ajaran Kebajikan,” terang Ketua PHDI Lobar  Nyoman Sembah dalam sambutannya

Sementara itu Kapolres Lobar AKBP I Wayan Djiartana  mengatakan, Ada Tiga hal bentuk hubungan yang bisa di ambil dari penyajian Tari Rejang Sakti dan kegiatan hari ini. Hubungan dengan sang Pencipta, hubungan dengan sesama dan hubungan dengan lingkungan.

Lebih jauh ia menyatakan rasa bangganya selama Satu tahun ia menjabat sebagai Kapolres tidak pernah ada konflik yang berbau sara.
“Semua ini tidak lepas dari dukungan semua pihak terutama Bupati,”Sanjungnya.

Di tempat yang sama Bupati Lobar H. Fauzan Khalid usai memberikan bantuan kepada 5 banjar mengatakan, di tengah isu sara yang menjadi trend topik dan menimbulkan keributan di tempat lain. Masyarakat Lobar mampu menjadi pioner dan contoh Khebinekaan.
“Tarian Rejang Sakti tadi sangat mempesona. Hampir mata saya tidak berkedip. Saya minta tarian ini bisa di tampilkan pada acara Perang Topat mendatang, “Pungkasnya . budi Kim Gerbang Gerung

print