Sopir Angkut dan Terune Dedare Badrain DiKukuhkan Bupati H.Fauzan Khalid.

KIM Narmada. Sabtu malam, (24/3) Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid didampingi sekda H.M. Taupiq dan beberapa kepala SKPD lingkup pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Mengukuhkan asosiasi sopir angkut dan terune dedare anti narkoba di dusun Medayen Desa Badrain Kecamatan Narmada Lombok Barat

Kegiatan tersebut tidak lain sebagai semangat untuk berprestasi dalam rangka HUT Lobar yang Ke-59. Asosiasi sopir angkut yang di ketuai oleh Mantan Kades Badrain Nahrul Jawandi, SH.MH mengungkapkan selama ini sopir dipandang sebelah mata, “Coba lihat Bupati, Sekda Bisa hadir di desa Badrain merupakan jasa sopir,” katanya. terlebih lagi pembangunan di Lombok Barat untuk pengangkutan bahan material dan bahan lainnya merupakan jasa sopir untuk itu sekitar 80 sopir yang di kukuhkan akan mengawal pembangunan di Lombok Barat bersama Bapak Bupati H.Fauzan Khalid” paparnya

Kebahagiaan yang datang dari ketua asosiasi cukup memberikan motivasi masyarakat khususnya para sopir angkut dimana ia mewakili seluruh sopir angkut, mengatakan bangganya memiliki Bupati yang biasa dan sederhana “baru pertama di Lombok Barat saya temukan bupati apa adanya dan sederhana jujur dan tidak neko-neko papar Nahrul.

Sementara pengukuhan terune dedare sekaligus merupakan deklarasi pernyataan sikap kepada negara dan ancaman narkoba, adapaun pernyataan sikap yang dibaca oleh perwakilan terune dedare Dusun Badrain yang pertama mereka berjanji tidak akan meminum minuman keras, tidak mengkunsumsi narkoba, kemudian taat pada peraturan perundang- undangan yang berlaku, terune dedare juga siap menjaga keutuhan NKRI dan siap mendukung fauzan Khalid menjadi Bupati Lombok Barat untuk priode selanjutnya
Dengan adanya deklarasi anti narkoba tersebut diharapkan desa badrain akan menjadi contoh untuk di Lombok Barat.

Pada pengukuhan terune dedare tersebut juga ada Sosialisasi narkoba yang di sampaikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bapak Adi Prabowo yang intinya tidak diperkenankan remaja dan anak anak mengenal narkoba Karena bisa merusak masa depan diri dan bangsa.
Tidak hanya sosialisasi Narkoba panitia juga mengundang bapak Komang Artha dari Jasa Raharja Propinsi NTB yang bertugas memberikan penjelasan tentang pentingnya keselamatan sopir dan Penumpang.
Selain itu komang memaparkan”jika masyarakat kecelakaan ada jasa raharjanya maksimal 10 juta untuk masyarakat yang luka- luka, dan 25 juta untuk kecelakaan yang fatal atau meninggal,” jelasnya
Namun dengan demikian meskipun ada asuransi dari pemerintah komang harapkan tidak ada yang terjadi kecelakaan dan hal- hal yang tidak di inginkan harapnya

Setelah sosialisasi dan pengukuhan di laksanakan, Bupati H.Fauzan Khalid menyampaikan ucapan selamat kepada asosiasi sopir angkot dan terune dedare yang baru saja ia kukuhkan agar semangat terus di tingkatkan untuk berprestasi, “mari saya ajak masyarakat untuk membangun Lombok Barat agar lebih maju dan berprestasi,” ungkapnya di seluruh masyarakat badrain yang hadir.
Kembali Fauzan katakan setelah pernyataan sikap yang di sampaikan Terune Dedare Dusun Medayen, Desa Badrain, diharapkan Bebas Narkoba, masyarakat sudah setuju apalagi Kepala Desanya pintanya menutup sambutannya (Dedys)

print