Tanggulangi Aids, Seleman akan Tindaklanjuti Trobosan Lombok Barat

Gerung, Kominfo. Bagian Kesra dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman DI Yogyakarta, Selasa (28/5/2019) mengunjungi Bagian Kesra dan Komisi Penanggulangan Aids Kabupaten (KPAK) Lombok Barat terkait regulasi Kelembagaan Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Lombok Barat.
Hal ini dilakukan, mengingat pada Kelembagaan KPA Kabupaten Sleman sudah di non aktifkan dengan alasan telah ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 124 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2006 tentang Komisi Penanggulangan AIDS Nasional yang mana dianggap juga berlaku untuk KPA di daerah. Sedangkan Peraturan tersebut hanya merubah pasal yang mengatur KPA Nasional saja. Sedang KPA di Daerah tetap keberadaannya sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2007 tentang Pedoman Umum Pembentukan Komisi Penggulangan AIDS dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Rangka Penanggulangan HIV dan AIDS di Daerah.
Hal ini juga dipertegas dengan surat Mendagri kepada Bupati dan Wali Kota Seluruh Indonesia Nomor 440/3065/SJ tanggal 10 2017 tentang Kelembagaan Komisi Penanggulangan AIDS di Daerah.
Terkait hal ini , Sekretaris KPAD Lombok Barat M. Junaidi, SH menyatakan, Kabupaten Lombok Barat sudah memiliki Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS. Selain itu terobosan yang sudah dilakukan KPAK Lobar yakni konseling dan tes HIV kepada calon pengantin, pekerja musiman dan pekerja antar daerah di tempat hiburan dan tempat kost.
Dari perwakilan Kabupaten Seleman menyepakati akan menindaklanjuti upaya-upaya dan trobosan yang dilakukan KPAD Lombok Barat termasuk penguatan regulasi berupa Perda maupun Perbup di Lombok Barat. Kabupaten Selaman nantinya akan menindak lanjutinya dengan pembentukan Lembaga KPA Kabupaten Sleman. Hal ini mengingat karena ada rencana sebelumnnya akan membentuk lembaga baru di Kabupaten Sleman. (Junaidi/her/Kominfo)

print