Tasyakuran Pelepasan Murid Paud Dinul Falah

Narmada – Kim. Dua tahun berdirinya Lembaga Pendidikan Dibul Falah Desa Mekar Sari Kecamatan Narmada selalu garda terdepan dalam memberangus keterbelakangan dalam bidang pendidikan khususnya di Desa Mekar Sari, Lembaga pendidikan Dinul Falah merupakan satu-satunya pendidikan Non formal yang ada di Desa Mekar Sari.

Geliat perkembangannya, Nampak jelas dengan semakin meningkatnya jumlah murid yang dibina. Pengakuan Abdul Satar selaku pimpinan Lembaga Pendidikan Dinul Falah.

“pertama kami buka tahun 2015 jumlah murid yang mendaftar di PAUD kami sebanyak 28 anak dan pada tahun 2016/2017 kami menerima 54 anak yang mendaftar” ungkapnya saat menyampaikan pengantar pada saat tasyakuran” 26/05.

Selain Pendidikan Usia Dini (PAUD) Lembaga Pendidikan Dinul Falah juga menyelenggarakan kegiatan-kegiatan non formal seperti pengajian pada waktu malam hari dan majlis taklim, ada banyak pihak yang turut berpartisifasi dalam  Perkembangan yang cukup signifikan tersebut diantaranya warga masyarakat, khususnya para wali murid yang sangat mendukung dengan segala daya upaya. Misalnya saja acara tasyakuran pelepasan murid PAUD wali murid sendiri yang berinisiatif untuk melaksanakan acara tersebut. Yang lebih fantastis lagi segala macam bentuk hidangan makanan untuk para tamu yang hadir disiapakan oleh wali murid sendiri yang dibawa dari rumah masing-masing.

Terlebih pemerintah Desa Mekar Sari yang sangat intens membantu setiap tahun. Dukungan yang terlihat jelas dari pemerintah Desa dalam proses perencanaan penganggaran APBDes Desa Mekar Sari, Lembaga Pendidikan Dinul Falah selalu keciprat dengan intervensi anggaran Pemerintah Desa, dengan kata lain selalu mendapat bantuan baik pada memberikan tambahan honor para guru-guru PAUD maupun renovasi kecil-kecilan bangunan yang digunakan untuk proses pembelajaran.

Bahkan pada APBDes 2017 Lembaga Pendidikan ini terakomodir juga, “Alhamdulillah APBDes tahun ini kita dapat juga untuk perbaikan ruangan berupa keramik supaya anak-anak kita lebih nyaman belajar”. Tambah pria yang sudah berkepala  tiga ini. Acara tasyakuran ini dihadiri oleh Kepala Desa Mekar Sari, wali murid dan para tokoh masyarakat. Tasyakuran ini diadakan merupakan bentuk pengejewantahan rasa syukur wali murid atas selesainya anak-anak mereka menempuh pendidikan usia dini. KIM Mekar Sari/Mustar

print