Trauma Healing dengan Pengajian diDesa Golong

Narmada-KIM. Pemulihan sosial psikologis bagi korban bencana gempa bumi yang menggoncang Lombok Barat dan sekitarnya sangat dibutuhkan sekali. Orang yang mengalami kehilangan keluarga, harta benda ketika bencana terjadi, mengalami trauma psikologis yang berat, tidak tahu apa yang harus diperbuat baik itu untuk diri sendiri maupun orang lain yang terkena bencana.

Pemerintah Desa Golong bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sepakat akan mengelar Pemulihan Sosial Psikologis korban bencana dengan menggelar traumahiling lewat pengajian-pengajian di masing-masing Dusun se Desa Golong selain akan di berikan bantuan kesehatan gratis. Kesepakatan Pemerintah desa dan BPD setelah menggelar rapat terbatas pada minggu malam (12/8) di gedung keserasian Komplek kantor Desa Golong.

”Pemulihan secara mental dan spritual sangat dibutuhkan sekali bagi warga yang terkena bencana, sehingga anak-anak dan masyarakat yang terdsmpak korban bencana dapat terbantu terhadap trauma yang dialami dan dapat menerima dengan tenang tidak panik,” ujar sekretaris Desa Golong Sudarte.

Kepala Desa Golong H.M.Zaenuddin, Ketua BPD Tajuddin beserta Kepala dusun se Desa Golong sepakat jika kegiatan trauma healing (pemulihan) warga pasca gempa di lakukan di setiap masjid, di pure bagi yang beragama hindu. Dan untuk biaya kegiatan tersebut akan di anggarkan melalui APBDes Desa Golong pada APBDes Perubahan. (KIM Berdaya saing/Dedy)

print