Warga Mulai Robohkan Rumah Yang Rusak

Narmada-KIM. Setelah satu bulan lebih musibah gempa telah berlalu dan saat ini guncangan gempa susulan sudah sangat jarang dirasakan, beberapa warga Desa Mekar Sari Kecamata Narmada berinisiatif untuk merobohkan rumah mereka karena menganggap rumah tersebut sudah tidak layak untuk ditempati.

Alasan lain adalah kekhawatiran warga terhadap kondisi rumah mereka yang saat ini tidak bisa dijadikan tempat bernaung, jika ada guncangan lumayan besar seperti gempa-gempa terdahulu, bisa dipastikan rumah-rumah tersebut akan runtuh dan itu sangat membahayakan bagi pemilik dan tetangga sekitar.

“Tercatat sudah puluhan rumah yang diratakan dengan tanah didesa Mekar Sari, proses perobohan rumah-rumah tersebut dilakukan dengan gotong royong”.Kata Mas’ud Babinsa Desa Mekar Sari saat ditemui disalah satu lokasi pembongkaran rumah.

Sementara ituSihabudin, salah seorang warga yang sudah merobohkan rumahnya berharap agar bantuan perbaikan rumah yang telah dijanjikan oleh Pemerintah segera dicairkan. berdasarkan data yang di himpun oleh Pemerintah desa Mekar Sari, ada 284 rumah yang sudah didata oleh Dinas PUPR Kabupaten Lombok Barat, baik yang masuk kategori rusak berat, sedang maupun ringan.

“Rumah ini beberapa minggu kemarin sudah didata dan difoto oleh petugas dari Dinas PUPR Kabupaten Lombok Barat”. Kata Sihabudin sambil menunjukkan foto petugas yang sedang mengecek kerusakan rumahnya dengan mendatangi langsung. Satar/KIM Mekar Sari

print