Waserda Bantu Peternak Madu Sekotong Tengah

Sekotong – KIM. Dusun Loang Batu Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong Lombok Barat, merupakan salah satu dusun di wilayah desa itu berada di daerah perbukitan. Jumlah penduduknya 933 jiwa. Setengahnya menggantungkan mata pencaharian dari budidaya lebah madu selain bertani.

Fathurrahman, salah seorang peternak madu dan juga Kepala Dusun setempat menyebutkan, beternak madu merupakan mata pencaharian penduduk yang dilakukan secara turun temurun. Dilakukan disela-sela kegiatan bertani. Madu yang di ternakkan adalah jenis madu hutan yang disebut madu Lani dan madu Kenyirohan.

“Cuma persoalan yang kami alami adalah pada pemasaran madu, peralatan berupa stup, masker dan yang lainnya masih sangat kekurangan”, katanya mengadu kepada kepala desanya.

Fatur nama panggilannya menjelaskan hasil budidaya madu bisa mencapai 50 botol per bulan dengan rincian 4 botol per peternak. Sementara jumlah peternak di dusun tersebut sebanyak 30 orang, Namun disebabkan oleh kurangnya tempat pemasaran akhirnya banyak warga yang kurang bersemangat. Fatur menjamin madu yang di jual asli tidak di campur.

”Silahkan datang untuk cek, kalau madu yang kami jual campuran bisa di kembalikan, akan kami ganti dan uang kami kembalikan”, ungkapnya bersemangat.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Sekotong Tengah Lalu Sarapudin  mengatakan siap membantu peternak menjualkan produksi ternak madunya di Waserda milik Desa Sekotong Tengah.

”Selama ini memang para peternak kurang sosialisasi, jika memang demikian persoalannya kami siap membantu para peternak untuk menjual melalui waserda dan insya allah banyak para Kadus dan Staf Desa yang akan membeli”, ungkapnya semangat. KIM Sekotong Tengah/Sid

print