Gerung, Diskominfotik - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) mengikuti kegiatan Coaching Clinic Tata Kelola Data dan Informasi Geospasial Berkualitas pada Simpul Jaringan yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) secara daring pada Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola informasi geospasial daerah dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia serta percepatan transformasi digital pemerintahan.
Kegiatan coaching clinic tersebut merupakan tindak lanjut pembinaan dan evaluasi simpul jaringan informasi geospasial daerah yang dilakukan oleh BIG kepada pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Dari Kabupaten Lombok Barat, kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bidang Pemerintahan Digital dan Persandian Diskominfotik Kabupaten Lombok Barat beserta tim, serta perwakilan dari Bapperida Kabupaten Lombok Barat sebagai perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam perencanaan pembangunan berbasis data.
Dalam kegiatan tersebut, tim Badan Informasi Geospasial memberikan pendampingan teknis dan konsultasi secara langsung terkait berbagai aspek pengelolaan simpul jaringan informasi geospasial daerah. Pembahasan difokuskan pada penguatan tata kelola simpul jaringan, optimalisasi pemanfaatan Sistem Monitoring Simpul Jaringan (SIMOJANG), serta pengelolaan dan pengembangan Geoportal Daerah sebagai sarana penyebarluasan data dan informasi geospasial yang terintegrasi.
Narasumber dari BIG menjelaskan bahwa simpul jaringan merupakan komponen penting dalam penyelenggaraan Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN). Melalui simpul jaringan yang dikelola dengan baik, pemerintah daerah dapat mengelola, berbagi pakai, serta menyediakan data geospasial yang terstandarisasi dan dapat dimanfaatkan oleh berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung proses perencanaan pembangunan, pengambilan keputusan, mitigasi bencana, hingga pelayanan publik.
Selain membahas aspek kelembagaan dan tata kelola, tim BIG juga memberikan arahan terkait pemenuhan indikator evaluasi kinerja simpul jaringan yang menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pengelolaan informasi geospasial daerah. Evaluasi tersebut mencakup ketersediaan data geospasial, kualitas metadata, interoperabilitas sistem, pemanfaatan geoportal, serta konsistensi pembaruan data oleh pemerintah daerah.
Salah satu materi yang mendapatkan perhatian khusus adalah pemanfaatan aplikasi Sistem Monitoring Simpul Jaringan (SIMOJANG). Aplikasi ini berfungsi sebagai instrumen monitoring dan evaluasi yang memungkinkan pemerintah daerah untuk mengukur tingkat kematangan pengelolaan data geospasial, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta menyusun langkah-langkah perbaikan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan informasi geospasial.
Pembahasan mengenai pengelolaan Geoportal Daerah juga menjadi agenda penting dalam coaching clinic tersebut. BIG menekankan bahwa geoportal bukan hanya menjadi wadah penyimpanan data geospasial, tetapi juga berfungsi sebagai media publikasi yang memungkinkan masyarakat, perangkat daerah, akademisi, maupun sektor swasta mengakses informasi geospasial secara mudah, cepat, dan transparan.
Geoportal yang dikelola secara optimal diyakini mampu mendukung keterbukaan data, meningkatkan efektivitas perencanaan pembangunan, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kebijakan pembangunan yang berbasis data dan fakta lapangan.
Dalam sesi konsultasi, tim BIG juga memberikan berbagai solusi dan rekomendasi teknis kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terkait tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan data geospasial daerah. Beberapa rekomendasi yang disampaikan antara lain penguatan koordinasi antar produsen data, peningkatan kualitas metadata, penyelarasan standar data geospasial, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan dan penyebarluasan informasi geospasial.
Kepala Bidang Pemerintahan Digital dan Persandian Diskominfotik Kabupaten Lombok Barat, Sumirah, S.Kom., M.Eng., menyampaikan bahwa kegiatan coaching clinic ini memberikan manfaat yang sangat besar dalam meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam pengelolaan informasi geospasial.
Berbagai arahan dan solusi yang diberikan oleh Badan Informasi Geospasial menjadi referensi penting bagi kami dalam memperkuat tata kelola simpul jaringan, meningkatkan kualitas data geospasial, serta mengoptimalkan pemanfaatan geoportal daerah sebagai bagian dari transformasi digital pemerintahan, ujarnya.
Ia menambahkan bahwa data geospasial yang akurat dan terintegrasi memiliki peran strategis dalam mendukung proses perencanaan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat semakin memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola data yang akurat, terpadu, dan berkelanjutan. Pengelolaan informasi geospasial yang berkualitas diharapkan mampu mendukung pembangunan daerah berbasis data, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Lombok Barat.
Partisipasi aktif Diskominfotik dan Bapperida Kabupaten Lombok Barat dalam coaching clinic yang difasilitasi oleh BIG ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan informasi geospasial daerah. Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan dari BIG, simpul jaringan geospasial Kabupaten Lombok Barat diharapkan semakin optimal dalam menyediakan data dan informasi geospasial yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan mudah diakses guna mendukung pembangunan daerah yang maju, berkelanjutan, dan berbasis data.
(Diskominfotik)
Credit : Tim Pemdiaman
Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *