LOGO DISKOMINFOTIK
Beranda > Berita > Festival Senggigi 2026 Disiapkan Matang, Giri Menang Karnaval Diarahkan Ja…
Berita Utama

Festival Senggigi 2026 Disiapkan Matang, Giri Menang Karnaval Diarahkan Jadi Etalase Budaya dan Pengungkit Pariwisata Lombok Barat

Posting oleh diskominfolobar - 6 Juli 2026 - Dilihat 472 kali

 

Gerung_Lombok Barat, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mulai mematangkan persiapan rangkaian pelaksanaan Festival Senggigi 2026,, salah satunya Giri Menang Karnaval yang akan dipusatkan di Alun-Alun Giri Menang Park (GMP), Gerung. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Lombok Barat, Senin (6/7/2026)., Giri Menang Karnaval direncanakan berlangsung Tanggal 29 Agustus 2026.

Rapat yang dibuka oleh Kepala Disparekrafpora Kabupaten Lombok Barat itu dihadiri Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfotik), para camat, perwakilan hotel, Pelindo, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya yang akan terlibat dalam penyelenggaraan festival.

Dalam arahannya, Kepala Disparekrafpora menegaskan bahwa seluruh agenda yang masuk dalam rangkaian Festival Senggigi 2026 harus selaras dengan arahan Bupati Lombok Barat, yakni memberikan dampak nyata terhadap promosi pariwisata, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal wisatawan, serta berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Setiap event tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga harus menjadi instrumen promosi daerah yang mampu menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat," tegasnya.

Giri Menang Karnaval dirancang mengusung konsep pengenalan seni dan budaya khas Lombok Barat. Pada pembukaan karnaval, setiap kecamatan akan diberi ruang menampilkan beragam potensi seni dan budaya yang menjadi identitas wilayah masing-masing.

Rangkaian defile karnaval akan diawali penampilan drum band APDN, dilanjutkan iring-iringan Gendang Beleq, parade fashion carnival dari para peserta, termasuk delegasi dari sejumlah hotel di Lombok Barat. Seluruh peserta akan dinilai sehingga diharapkan mampu menghadirkan penampilan yang kreatif, unik, dan sarat dengan nuansa budaya lokal.

Suasana rapat berlangsung dinamis. Para camat menyampaikan berbagai masukan, terutama terkait dukungan pembiayaan operasional agar masing-masing kecamatan dapat mengirimkan delegasi terbaik dalam ajang tersebut.

Menanggapi hal itu, Kepala Disparekrafpora menegaskan bahwa koordinasi dan komunikasi yang intensif harus terus dibangun dengan seluruh pihak agar penyelenggaraan Festival Senggigi 2026 berjalan optimal.

"Sinergi semua pihak menjadi kunci keberhasilan. Persoalan yang berkembang akan kami komunikasikan kepada pimpinan sehingga dapat dicarikan solusi terbaik," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lombok Barat menyampaikan pentingnya membangun komunikasi sejak dini dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan untuk memperoleh data potensi seni dan budaya yang dimiliki sekolah-sekolah di seluruh wilayah Lombok Barat.

"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merupakan salah satu pengampu utama pengembangan seni budaya melalui bidang kebudayaan. Data potensi yang dimiliki sekolah akan menjadi referensi penting dalam memperkuat konten budaya pada Festival Senggigi 2026," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo, H. Iswarta, menegaskan komitmen instansinya dalam mendukung keberhasilan festival melalui publikasi dan diseminasi informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, Diskominfo siap menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan informasi kegiatan melalui berbagai kanal komunikasi pemerintah, dengan syarat seluruh konsep dan rangkaian acara telah disusun secara matang.

"Diskominfo siap menjadi garda terdepan dalam publikasi Festival Senggigi 2026. Namun, konsep dan susunan kegiatan harus sudah final sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar akurat, utuh, dan tidak menimbulkan perubahan yang berulang," kata H. Iswarta.

Melalui sinergi lintas perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pelaku industri pariwisata, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat optimistis Festival Senggigi 2026 akan menjadi momentum strategis untuk memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata unggulan berbasis budaya, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Diskominfotik,

Tim Diskominfotik


Silahkan beri komentar

Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *