LOGO DISKOMINFOTIK
Beranda > Berita > Kuatkan Satudata Indonesia, Diskominfo Lobar Gelar Rapat Penyusunan Metada…
Berita Utama

Kuatkan Satudata indonesia, Diskominfo Lobar Gelar Rapat Penyusunan Metadata

Posting oleh diskominfolobar - 3 Mei 2024 - Dilihat 194 kali

Gerung, Diskominfotik. Langkah Kabupaten Lombok Barat dalam mendukung dan menguatkan satu data indonesia tidak perlu diragukan lagi. Dinas kominfotik Kabupate  Lombok Barat bersama BPS Lombok Barat menggelar rapat khusus penyusunan Metadata, Selasa, 23 April 2024, di Ruang Rapat Jayengrane, Kantor Bupati Lombok Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bidang Statistik Sektoral Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik dihadiri oleh Kabid Statistik Sektoral Diskominfotik Anni Wahyu Ningsih, Perwakilan BPS Lobar, operator data semua OPD. Dalam sambutannya Ani Wahyuningsih mengatakan bahwa data merupakan kebutuhan utama daerah dalam melaksanakan pembangunan. Tanpa adanya data yang valid dan terpercaya tentu akan sulit untuk melakukan perencanaan pembangunan. Karenanya untuk memperoleh data yang valid tentu harus dimulai dengan penyusunan metadata. "Kita harus Menyamakan persepsi peserta tentang Metadata, Indikator dan Variabel. Setelahnya kita harus Menyepakati tindak lanjut pemetaan metadata pada perangkat daerah. Agar data kita jelas dan valid,"ujarnya.

Sementara itu Miraham Ayudin dari Perwakilan BPS Lombok Barat mengatakan bahwa BPS Lobar akan terus melakukan pendampingan dalam penguatan data sektoral. Pihaknya membuka diri melalui  tim DPSS BPS Lombok Barat atau koordinasi melalui Diskominfotik Lombok Barat. Ia juga menjabarkan tentang sistem Indah dan Romanti BPS. Dimana progaram ini untuk pengajuan rekomendasi statistik dan pelaksanaan survey guna pengumpulan data. Lebih jauh tim BPS Lobar menyampaikan bahwa metadata Siwarta sudah bagus. Namuhn metasatanya belum sesuai dengan konsep metadata yang ada pada aplikasi Indah BPS. Diharapkan pada waktu mendatang disesuaikan agar dapat digunakan dalam penilaian EPSS. "Metadata yg diinput pada Portal Satu data Lombok Barat Siwarta untuk ke depannya supaya diseragamkan dengan Indah,  pengisian metadata pada Portal Satu data lombok barat, Siwarta, diusahakan untuk mengambil contoh/konsep yang sudah ada pada aplikasi Indah. Pola kerja antar siwarta dan indah BPS belum tertata, sehingga pengentrian data dan metadata dilakukan secara mandiri pada masing-masing aplikasi," ujarnya.

Ia menambahkan apabila terdapat perbedaan data disertai dengan metadata yang berbeda itu bukan suatu masalah. Namun itu merupakan salah satu kekayaan data. Hal tersebut kembali lagi pada pengguna data yang akan menentukan pilihan data yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan data. Namun jika suatu data berbeda padahal metadatanya sama, maka dipastikan ada kesalahan dan perlu dilakukan validasi lagi. Ia juga mengatakan bahwa statistik sektoral memiliki ciri khusus dimana datanya digunakan sebagai bahan publikasi. "Kegiatan pengumpulan data yang kegunaannya hanya sebagai bahan perencanaan kegiatan saja dan bukan digunakankan sebagai penyebarluasan informasi, maka kegiatan tersebut tidak termasuk kegiatan statistik"ujarnya.

Kegiatan ini menghasilkan sejumlah kesepakatan antara lain Setiap OPD wajib untuk menindaklanjuti hasil dari kegiatan pertmuan, Setiap OPD diharapkan memiliki minimal satu kegiatan statistik yang diajukan untuk mendapatkan rekomendasi stastistik, dengan mendaftarkannya pada situs Romantik BPS, Setiap OPD supaya melakukan perbaikan (update) metadata pada aplikasi Siwarta (Konsep Definisi, SDSN dan Referensi) dengan Tenggat waktu 1 bulan sejak pertemuan ini dilaksanakan. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan maksimal. (Diskominfotik/ LBNN/BSS/Erman)


Silahkan beri komentar

Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *