LOGO DISKOMINFOTIK
Beranda > Berita > Laporan Kebakaran Palsu, Plh Sekda Lobar Ingatkan Masyarakat: Laporkan Yan…
Berita Utama

Laporan Kebakaran Palsu, PLH Sekda Lobar Ingatkan Masyarakat: Laporkan yang Pasti-Pasti Saja

Posting oleh diskominfolobar - 5 Sep. 2026 - Dilihat 412 kali

Diskominfotik_Lombok Barat, Laporan kebakaran yang ternyata tidak benar menggerakkan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lombok Barat menuju wilayah Lamper, Kecamatan Kuripan. Setelah dilakukan pengecekan, petugas tidak menemukan adanya kebakaran dan laporan tersebut diduga merupakan prank.

Peristiwa itu menjadi perhatian Pelaksana Harian (PLH) Sekretaris Daerah Lombok Barat, H. Saiful Ahkam, yang langsung mengunjungi jajaran Damkarmat untuk melihat kesiapsiagaan personel sekaligus mendengar kebutuhan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada Jumat malam (4/9/2026).

Saiful Ahkam mengingatkan masyarakat agar tidak menyampaikan HOAX atau laporan yang tidak benar. Setiap informasi kebakaran yang diterima akan direspons petugas karena menyangkut keselamatan masyarakat.

Laporkan yang pasti-pasti saja, hindari pelaporan palsu, tegasnya.

Menurut Saiful Ahkam, laporan palsu tidak hanya membuang waktu dan tenaga petugas, tetapi juga berpotensi menghambat penanganan kejadian lain yang benar-benar membutuhkan pertolongan. Karena itu, masyarakat diharapkan segera melaporkan kejadian kebakaran melalui saluran resmi dengan informasi yang akurat.

Selain mengingatkan pentingnya laporan yang benar, Saiful Ahkam mendorong penguatan peran masyarakat melalui pembentukan kelompok peduli kebakaran atau Barisan Relawan Kebakaran (Balakar). Kelompok tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mitigasi, pencegahan, hingga penanganan awal kebakaran.

Bisa meniru daerah lain. Adanya Balakar sangat membantu mengantisipasi, mencegah, serta melakukan penanganan awal kebakaran, ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, kecepatan respons juga menjadi perhatian. Dukungan kendaraan operasional yang mampu bergerak cepat dan bermanuver dinilai penting untuk mempercepat petugas mencapai lokasi kejadian.

Kepala Dinas Damkarmat Lombok Barat, H. Suherman, menyampaikan wacana penambahan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkarmat di Narmada dan Sekotong guna memperluas jangkauan pelayanan. Masing-masing UPT diproyeksikan membutuhkan sekitar 20 personel terlatih.

Saiful Ahkam menyambut positif rencana tersebut dan meminta kebutuhan personel dikoordinasikan dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dengan memastikan petugas yang ditempatkan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.

Kalau nanti personelnya sudah ditempatkan, harus langsung diberikan pelatihan, katanya.

Peningkatan kapasitas petugas, termasuk kemampuan menggunakan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), juga menjadi perhatian. Peralatan tersebut penting dalam operasi pemadaman dan penyelamatan di lingkungan yang dipenuhi asap atau memiliki kondisi berbahaya.

Dalam pertemuan itu turut dibahas tingginya risiko pekerjaan petugas Damkarmat serta persoalan kelebihan jam kerja. Suherman juga menjelaskan bahwa maklumat kesiapsiagaan mengharuskan setiap personel tetap dapat dihubungi dan siap bergabung ketika terjadi kejadian.

Saiful Ahkam menegaskan, penguatan Damkarmat membutuhkan dukungan bersama, baik melalui peningkatan personel dan sarana operasional maupun keterlibatan masyarakat.

Sementara itu, Diskominfotik Lombok Barat terus menjalankan fungsi diseminasi informasi pemerintah kepada masyarakat, termasuk menyampaikan edukasi mengenai pencegahan kebakaran, pentingnya kesiapsiagaan, serta tata cara menyampaikan informasi kejadian secara benar.

Kunjungan tersebut menjadi pengingat bahwa penanganan kebakaran bukan hanya tanggung jawab petugas. Kesiapsiagaan pemerintah harus berjalan seiring dengan kepedulian masyarakat, termasuk memastikan setiap laporan yang disampaikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Diskominfotik,

him
 


Silahkan beri komentar

Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *