Lombok Barat, 26 Agustus 2026 - Penguatan integrasi dan pertukaran data antarinstansi menjadi langkah penting dalam mewujudkan layanan pemerintahan yang semakin cepat, efektif, efisien, dan terintegrasi. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian utama dalam Sosialisasi Layanan Data Keimigrasian yang dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, di Hotel Puri Saron Senggigi, Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram tersebut mempertemukan perwakilan berbagai instansi pemerintah dan lembaga yang memiliki kebutuhan terhadap layanan data keimigrasian. Dalam surat undangan, kegiatan ini secara khusus ditujukan kepada instansi terkait dan masing-masing diminta menugaskan minimal satu petugas atau pegawai yang akan menjadi operator aplikasi layanan data keimigrasian.
Sejumlah instansi yang hadir antara lain Kepolisian Resor Kabupaten Lombok Barat, Kodim 1606/Mataram, Kejaksaan Negeri Mataram, Badan Narkotika Nasional Mataram, Badan Intelijen Negara Daerah NTB, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lombok Barat, Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Lombok Barat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lombok Barat, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Lombok Barat, DPMPTSP, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Mataram Timur, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Mataram, KSOP Kelas III Lembar, serta Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram.
Dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Lombok Barat, kegiatan tersebut dihadiri oleh Bapak Sumirah, Kepala Bidang Pemerintahan Digital dan Persandian.
Kehadiran Dinas Kominfo Lombok Barat menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi pemerintah daerah dalam pengembangan pemerintahan digital, khususnya terkait integrasi layanan, pertukaran data, interoperabilitas aplikasi, serta aspek keamanan informasi.
Integrasi Data Dinilai Krusial
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Gunawan Kuntoro, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram. Dalam sambutannya, Gunawan menekankan bahwa integrasi data dalam penyelenggaraan layanan merupakan hal yang semakin penting dan krusial.
Menurutnya, peserta yang hadir memiliki peran strategis sebagai bagian dari tim teknis di masing-masing instansi untuk memastikan proses pertukaran data dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Integrasi data dalam layanan merupakan hal yang penting dan krusial. Para peserta yang hadir memiliki peran penting sebagai tim teknis dalam memastikan pertukaran data dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Gunawan menjelaskan bahwa kebutuhan terhadap data keimigrasian terus berkembang. Saat ini, proses permintaan data diarahkan untuk dapat dilakukan secara langsung melalui layanan dan aplikasi yang terpusat.
Perubahan tersebut, menurutnya, membutuhkan kesiapan sumber daya manusia sekaligus koordinasi teknis antarinstansi agar proses pertukaran data dapat berjalan dengan baik.
Permintaan data keimigrasian saat ini akan dilayani secara langsung melalui aplikasi yang terpusat. Karena itu, kolaborasi khususnya pada bidang teknis integrasi layanan data menjadi penting untuk dilakukan, sekaligus melalui sosialisasi kepada para pengguna layanan.
Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi berbagai layanan dan aplikasi agar tidak berjalan secara terpisah.
Konsolidasi aplikasi layanan data sangat penting. Kita ingin membangun layanan yang lebih terintegrasi sehingga proses permintaan dan pemanfaatan data dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.
Setelah menyampaikan sambutan, Gunawan Kuntoro secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Layanan Data Keimigrasian.
Kominfo Lombok Barat: Integrasi Data Bagian dari Transformasi Pemerintahan Digital
Sementara itu, Bapak Sumirah, Kepala Bidang Pemerintahan Digital dan Persandian Dinas Kominfo Lombok Barat, menyampaikan bahwa integrasi layanan data merupakan bagian penting dari agenda transformasi pemerintahan digital.
Menurutnya, transformasi digital tidak cukup hanya dengan membangun aplikasi pada masing-masing instansi. Tantangan berikutnya adalah memastikan aplikasi, data, dan layanan tersebut dapat terhubung serta mendukung kebutuhan antarinstansi.
Transformasi pemerintahan digital tidak hanya berbicara mengenai pembangunan aplikasi, tetapi juga bagaimana aplikasi dan data dapat saling terhubung. Integrasi dan interoperabilitas menjadi penting agar layanan digital pemerintah dapat memberikan manfaat yang lebih besar.
Ia menilai bahwa kolaborasi teknis seperti yang dilakukan dalam kegiatan tersebut menjadi penting karena integrasi layanan pada akhirnya membutuhkan keterlibatan langsung para pengelola dan operator sistem di masing-masing instansi.
Integrasi data membutuhkan kolaborasi yang kuat, terutama dari sisi teknis. Para operator dan pengelola aplikasi menjadi bagian penting dalam memastikan proses pertukaran data dapat berjalan sesuai kebutuhan dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Menurut Sumirah, penguatan integrasi data juga harus diikuti dengan perhatian terhadap aspek keamanan informasi, terutama ketika data dipertukarkan melalui sistem elektronik.
Semakin banyak layanan dan sistem yang terhubung, semakin penting pula aspek keamanan informasi. Integrasi harus dibangun dengan memperhatikan pengelolaan akses, keamanan pertukaran data, dan perlindungan terhadap data yang dikelola.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk membangun pemahaman bersama antara instansi penyedia dan pengguna layanan data.
Kita berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat menjadi awal dari koordinasi teknis yang lebih kuat. Dengan komunikasi dan kolaborasi yang baik, kebutuhan pertukaran data antarinstansi dapat dilayani secara lebih cepat, tepat, dan efisien.
Dari Sosialisasi Menuju Konsolidasi Layanan
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi mengenai Layanan Data Keimigrasian yang disampaikan oleh narasumber dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram. Dalam agenda resmi, sesi pemaparan materi dijadwalkan berlangsung setelah coffee break, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama moderator, narasumber, dan seluruh peserta.
Sesi pemaparan memberikan gambaran mengenai layanan data keimigrasian serta mekanisme pemanfaatannya oleh instansi terkait. Kehadiran para calon operator aplikasi dari berbagai instansi juga menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan teknis dalam implementasi layanan.
Diskusi berlangsung secara interaktif. Para peserta menyampaikan berbagai pertanyaan dan kebutuhan terkait pemanfaatan layanan data, mekanisme permintaan data, serta aspek teknis yang perlu dipersiapkan dalam pelaksanaan pertukaran data antarinstansi.
Forum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi antara penyedia layanan dan pengguna layanan, sehingga implementasi layanan data dapat berjalan lebih efektif di lapangan.
Menuju Layanan Data Pemerintah yang Terintegrasi
Penguatan layanan data keimigrasian menjadi salah satu contoh penting bagaimana kolaborasi antarinstansi dapat mendukung terwujudnya ekosistem pemerintahan digital yang lebih terintegrasi.
Bagi pemerintah daerah, integrasi data juga memiliki keterkaitan erat dengan penguatan tata kelola pemerintahan digital. Data yang dapat dipertukarkan secara terstruktur, aman, dan sesuai kewenangan akan mendukung proses pelayanan, koordinasi antarlembaga, hingga pengambilan keputusan berbasis data.
Kolaborasi antara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram dengan berbagai instansi pengguna layanan diharapkan dapat terus diperkuat melalui komunikasi dan koordinasi teknis secara berkelanjutan.
Ke depan, kita perlu membangun ekosistem layanan pemerintah yang tidak berjalan sendiri-sendiri. Data harus dapat dimanfaatkan secara tepat, layanan harus dapat terhubung, dan keamanan harus menjadi bagian dari setiap proses integrasi.
Bapak Sumirah, Kepala Bidang Pemerintahan Digital dan Persandian Dinas Kominfo Lombok Barat
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan tertib. Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan dan penutup, dilanjutkan dengan penyelesaian administrasi peserta serta makan siang.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi, integrasi, dan konsolidasi layanan data antarinstansi, sekaligus mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan digital yang semakin terintegrasi, efektif, efisien, aman, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.
(Diskominfotik)
Credit: Sumirah/Tim Bidang Pemdigi
Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *