GERUNG Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus mempercepat penguatan tata kelola data statistik sektoral. Melalui kolaborasi antara Bidang Statistik Sektoral Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) selaku Walidata serta Badan Pusat Statistik (BPS) selaku Pembina Data, digelar Rapat Sosialisasi Satu Data Lombok Barat pada Kamis (20/8/2026) di Angkringan Balap, Desa Midang, Kecamatan Gunungsari.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 13.00 WITA tersebut diawali dengan sosialisasi Satu Data Indonesia sekaligus penguatan pada seluruh kasubag program perangkat daerah sampai dengan kecamatan. Penguatan ini disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lombok Barat, Denny Nugroho selaku Koordinator Forum Satu Data Lombok Barat.
Dalam sambutannya, Kepala Bapperida menegaskan pentingnya data yang presisi dalam seluruh tahapan pembangunan daerah, sekaligus menyoroti perlunya perbaikan kualitas dan konsistensi data yang dihasilkan produsen dalam hal ini perangkat daerah.
"Data yang valid dan akurat merupakan fondasi utama yang menentukan ketepatan perencanaan, keberhasilan pelaksanaan, hingga akuntabilitas evaluasi program. Kita menyadari data yang dihasilkan oleh para Produsen Data saat ini masih perlu ditingkatkan mutunya agar benar-benar selaras dengan standar yang diharapkan, baik segi kualitas, konsistensi bahkan ketersediaannya perlu dijamin oleh perangkat daerah," tegasnya.
Pembinaan Statistik sektoral oleh BPS Lombok Barat terkiat penggunaan kode referensi juga mejadi fokus pertemuan ini. Pada sesi akhir pertemuan dilakukan teknis pengisian serta penetapan Daftar Data dan Kode Referensi agar selaras dengan prinsip-prinsip Satu Data Indonesia (SDI). Dengan dipandu loleh tim teknis Bapperida bersama BPS Lombok Barat, para kasubag program dari seluruh OPD dan kecamatan melakukan simulasi dan praktik pengisian instrumen data secara langsung.
Sesi praktik tersebut diwarnai diskusi interaktif dan tanya jawab mendalam terkait kendala integrasi data di tingkat produsen data. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat lahirnya daftar data dan penggunaan kode referensi bagi perangkat daerah. Sehingga, penyelenggaraan satu data Lombok Barat menjadi lebih baik dan memenuhi pinsip utama satu data Indonesia. Diskominfotik/BSS/Erman
Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *