Diskominfotik Lombok Barat, 24 Agustus 2026, Rapat Koordinasi (Rakor) Keasistenan Administrasi Umum menjadi forum evaluasi bagi sejumlah OPD untuk melihat capaian program dan anggaran tahun 2026, membahas potensi persoalan, serta menyiapkan perencanaan program tahun 2027.
Rakor yang berlangsung di ruang kerja Asisten III tersebut dipimpin Asisten Administrasi Umum Setda Lombok Barat, Fauzan Husniadi, dan dihadiri Kepala Bapenda, Kepala BKAD, Kepala BKD, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, serta Kepala Dinas Kominfotik beserta jajaran.
Dalam arahannya, Fauzan menekankan tiga hal utama yang perlu menjadi perhatian, yaitu target dan realisasi anggaran 2026, mitigasi persoalan dan potensi masalah, serta persiapan program tahun 2027.
Menurut Faozan, setiap OPD perlu memiliki strategi yang jelas dalam mencapai target. Evaluasi tidak hanya melihat angka realisasi, tetapi juga harus mampu menjelaskan kendala yang dihadapi dan langkah penyelesaiannya.
Yang penting adalah strategi pencapaian target. Kita harus mengetahui capaian saat ini, persoalan yang dihadapi, dan langkah yang harus dilakukan agar target dapat tercapai, ujar Faozan.
Ia juga meminta agar perencanaan tahun 2027 dilakukan lebih awal. Program yang disusun harus mendukung pencapaian target RPJMD dan memiliki indikator kinerja yang jelas.
Sejumlah hal strategis turut dibahas dalam rakor, antara lain **tata kelola aset daerah, pengelolaan SDM dan penerapan manajemen talenta ASN, pemanfaatan teknologi informasi, peningkatan pendapatan daerah, serta peningkatan literasi masyarakat Lombok Barat**.
Fauzan Husniadi menilai tata kelola aset daerah perlu mendapat perhatian lebih. Pengelolaan aset harus dilakukan secara tertib dan optimal. Begitu juga dengan pengelolaan SDM, yang perlu diarahkan melalui penerapan manajemen talenta ASN sesuai kompetensi dan kinerja.
Daya dukung teknologi informasi juga dinilai penting dalam meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan. Sementara sektor pendapatan daerah dan peningkatan literasi masyarakat juga perlu terus diperkuat.
Dalam rakor tersebut, masing-masing OPD memaparkan capaian, rencana perubahan, serta potensi persoalan yang perlu segera dimitigasi.
Kepala Dinas Kominfotik Lombok Barat, Rizky B. Adam, menyampaikan bahwa realisasi anggaran per 24 Agustus 2026 mencapai 56,72 persen. Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi capaian tersebut adalah pembayaran layanan internet pada awal tahun yang belum terealisasi.
Jika pembayaran internet tersebut terealisasi, persentase realisasi anggaran akan meningkat secara signifikan, jelas Rizky.
Rakor ini diharapkan tidak hanya menjadi forum penyampaian laporan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas, menemukan persoalan, menyusun langkah mitigasi, dan memastikan program berjalan sesuai target.
Selain mengevaluasi pelaksanaan tahun 2026, forum tersebut menjadi bagian dari persiapan lebih awal program tahun 2027 agar setiap OPD dapat menyusun program yang lebih terarah dan mendukung pencapaian target RPJMD.
Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus mendorong perbaikan dan perubahan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, terukur, transparan, dan akuntabel.
Diskominfotik,
him/juan
Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *