Lombok Barat, 21 April 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) menggelar rapat koordinasi guna membahas langkah konkret pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perangkat daerah dalam rangka finalisasi Rencana Kerja (Renja) tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Baperida Lombok Barat pada Senin (21/4).
Rapat dihadiri oleh seluruh subbagian program dan perencana perangkat daerah se-Kabupaten Lombok Barat, serta sejumlah sekretaris dinas. Pertemuan ini bertujuan menyamakan persepsi terkait format isian yang akan digunakan untuk merumuskan langkah konkret organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendukung pencapaian IKU dan Indikator Kinerja Kunci (IKK) pemerintah daerah.
Kepala Baperida Lombok Barat, Deny Arief Nugroho, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kejelasan dan keterukuran dalam setiap rencana yang disusun. Ia menyampaikan bahwa langkah konkret yang dituangkan harus mencerminkan target yang jelas, lokasi kegiatan, serta dampak yang dapat diukur.
Langkah ini diambil agar capaian kinerja dapat terukur dengan baik, memiliki target yang jelas, serta memberikan gambaran dampak nyata dari setiap kegiatan yang direncanakan, ujarnya.
Lebih lanjut, Deny mengingatkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan anggaran pada tahun 2027, setiap OPD tetap dituntut mampu merumuskan langkah strategis dalam mencapai IKU dan IKK. Menurutnya, usulan yang memiliki urgensi tinggi dan dampak signifikan tetap berpeluang mendapatkan penyesuaian atau penambahan anggaran dalam proses perencanaan.
Ia juga menekankan bahwa dokumen langkah konkret tersebut akan menjadi bahan evaluasi pimpinan daerah saat proses asistensi anggaran berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Baperida berharap seluruh peserta dapat menindaklanjuti hasil rapat dengan menyusun dan mengumpulkan format isian sesuai waktu yang ditentukan, dengan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Rapat berlangsung dinamis dan interaktif, ditandai dengan sejumlah diskusi teknis terkait deskripsi operasional pada setiap item dalam format isian. Para peserta aktif memberikan masukan guna memastikan keseragaman pemahaman dalam penyusunan dokumen perencanaan.
Sebagai salah satu peserta rapat, penulis mencatat bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas perencanaan daerah. Dengan penyusunan yang lebih terarah dan terukur, diharapkan pencapaian IKU dan IKK Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2027 dapat terlaksana secara efektif dan efisien.
Diskominfotik
credit: Amy/HIM
Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *