LOGO DISKOMINFOTIK
Beranda > Berita > Takdir Allah Mempercepat Kematangan Berpikir, Wabup Nurul Adha Ajak Masyar…
Berita Utama

Takdir Allah Mempercepat Kematangan Berpikir, Wabup Nurul Adha Ajak Masyarakat Bangkit Membangun Lombok Barat

Posting oleh diskominfolobar - 15 Agu 2026 - Dilihat 268 kali

Diskominfotik_Lombok Barat, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan berbagai dinamika yang tengah dihadapi daerah sebagai momentum untuk mempercepat kematangan berpikir dan membangun kedewasaan dalam menyikapi setiap persoalan.

Pesan tersebut disampaikan Nurul Adha saat memberikan arahan dalam kegiatan zikir dan doa yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Bencingah Kantor Bupati Lombok Barat, Jumat (14/8/2026).

Di hadapan peserta zikir dan doa, Nurul Adha menyampaikan bahwa Lombok Barat tengah berada dalam situasi abnormal, yang membutuhkan ketenangan, kebersamaan, serta komitmen seluruh elemen daerah. Menurutnya, setiap dinamika yang terjadi harus dihadapi dengan sikap dewasa dan tetap berpegang pada nilai-nilai kebersamaan.

"Masih ada perasaan yang kita rasakan bersama di Lombok Barat karena situasi yang terjadi. Kita membutuhkan komitmen dan kesadaran bahwa kita kuat," ujar Nurul Adha.

Ia mengingatkan bahwa setiap orang yang menjalankan tugas dan tanggung jawab, terutama dalam pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, harus tetap berada dalam koridor yang benar. Dengan demikian, setiap pekerjaan dapat dijalankan secara profesional, bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Nurul Adha juga mengajak masyarakat menerima setiap peristiwa yang terjadi sebagai bagian dari ketentuan Allah SWT. Menurutnya, keyakinan terhadap takdir tidak berarti berhenti melangkah, tetapi menjadi pijakan untuk menata kembali langkah dan terus menjalankan tanggung jawab bersama.

"Kalau ada rasa yang kurang, ada yang hilang, tetapi ini adalah takdir Allah dan yakinlah ini bukan kutukan. Mari kita bersama-sama membangun Lombok Barat," katanya.

Ia menegaskan, situasi yang sedang dihadapi Lombok Barat hendaknya tidak menjadi alasan untuk berhenti bergerak. Sebaliknya, kondisi tersebut perlu dijadikan momentum untuk melakukan refleksi, memperkuat kebersamaan, dan memperbaiki hal-hal yang masih perlu dibenahi dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pembangunan daerah.

Karena itu, kegiatan zikir dan doa menjadi bagian penting dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Selain sebagai bentuk ikhtiar spiritual, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memohon kekuatan dan keteguhan kepada Allah SWT agar pemerintah dan masyarakat Lombok Barat mampu menghadapi setiap tantangan dengan tenang dan bijaksana.

Dalam konteks tersebut, Nurul Adha menekankan pentingnya mempercepat kematangan berpikir dan kedewasaan dalam menghadapi persoalan. Menurutnya, kematangan tersebut diperlukan agar seluruh elemen daerah mampu melihat setiap keadaan secara jernih dan tetap menjaga semangat untuk membangun Lombok Barat.

"Kita harus semakin dewasa dalam berpikir, semakin matang dalam menyikapi setiap persoalan. Yang paling penting adalah bagaimana kita tetap bersama-sama membangun Lombok Barat," ujarnya.

Nurul Adha juga menyinggung pentingnya dialog kebangsaan sebagai ruang untuk menyatukan persepsi dan memperkuat komunikasi antar/inter element. Menurutnya, dialog diperlukan agar berbagai persoalan dapat disikapi secara konstruktif dan tidak mengganggu kebersamaan dalam membangun daerah.

Ia menilai pembangunan tidak hanya membutuhkan program dan kebijakan, tetapi juga fondasi kebersamaan yang kuat. Pemerintah dan masyarakat perlu terus membangun kepercayaan, saling menguatkan, serta menjaga komunikasi agar berbagai dinamika yang terjadi dapat dilalui secara bersama-sama.

Momentum zikir dan doa tersebut sekaligus menjadi ruang refleksi dan penguatan spiritual bagi pemerintah dan masyarakat Lombok Barat. Melalui kegiatan tersebut, seluruh elemen daerah diajak untuk tetap tenang, memperkuat persatuan, dan menatap ke depan dengan semangat membangun.

Nurul Adha berharap berbagai dinamika yang dihadapi Lombok Barat dapat menjadi bagian dari proses pendewasaan bersama. Dengan kematangan berpikir, keteguhan, dan kebersamaan, pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu terus menata daerah serta memperkuat fondasi pembangunan Lombok Barat.
 

Diskominfotik

him/ady/husni/angga


Silahkan beri komentar

Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *