LOGO DISKOMINFOTIK
Beranda > Berita > Wawancara Penelitian Child Lens, Diskominfotik Lombok Barat Paparkan Upaya…
Berita Utama

Wawancara Penelitian Child LENS, Diskominfotik Lombok Barat Paparkan Upaya Perlindungan Anak di Ruang Digital

Posting oleh diskominfolobar - 5 Agu 2026 - Dilihat 93 kali

Gerung, Diskominfotik Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) terus memperkuat ekosistem digital yang aman bagi anak melalui penguatan literasi digital, inovasi layanan berbasis elektronik, serta kolaborasi lintas perangkat daerah. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Diskominfotik Lombok Barat, H. Iswarta Mahmuluddin, saat di Wawancarai dalam kegiatan Wawancara Pengumpulan Data Penelitian Proyek Child LENS: Leveraging AI to Empower Children Talents and Safeguarding Against Online Child Sexual Exploitation and Abuse (OCSEA) in Rural and Urban Area di Aula Diskominfotik Lombok Barat, Rabu (5/8/2026).

Dalam Wawancaranya H. Iswarta Mahmuluddin menjelaskan bahwa Diskominfotik telah mengembangkan berbagai inovasi untuk mendukung keterbukaan informasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan ruang digital secara aman. Salah satunya melalui inovasi Website-ku Rumahku yang menyediakan berbagai informasi pembangunan daerah, termasuk konten edukatif bagi anak, remaja, dan masyarakat.

Melalui Website-ku Rumahku kami menyediakan berbagai informasi pembangunan daerah serta konten-konten edukasi yang dapat diakses masyarakat, termasuk anak-anak dan remaja sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi digital, ujarnya.

Selain itu, sejak 2021 Diskominfotik secara aktif melaksanakan sosialisasi literasi digital di sekolah, pondok pesantren, dan berbagai komunitas. Upaya tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya DP2KBP3A, khususnya dalam program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Menurutnya, Diskominfotik memiliki peran sebagai supporting system bagi seluruh layanan digital Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, baik dari sisi aplikasi, infrastruktur maupun tata kelola pemerintahan digital. Peran tersebut juga mendukung tersedianya layanan pengaduan masyarakat sebagai sarana pelaporan apabila ditemukan aktivitas yang berpotensi membahayakan anak maupun melanggar ketentuan.

Kami telah menyiapkan kanal pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Setiap laporan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang telah ditetapkan sesuai kewenangan masing-masing, jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan transformasi digital di Lombok Barat diukur melalui berbagai indikator kinerja, salah satunya Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Capaian indeks tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan menjadi salah satu indikator keberhasilan penerapan pemerintahan digital di daerah.

Menurutnya, meningkatnya pemanfaatan layanan elektronik oleh masyarakat, termasuk hingga tingkat pemerintahan desa, menjadi bukti bahwa transformasi digital di Kabupaten Lombok Barat terus berkembang. Ke depan, Diskominfotik akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai perangkat daerah, termasuk sektor pendidikan, guna meningkatkan literasi digital dan menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Melalui partisipasi dalam penelitian Child LENS, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap praktik baik yang telah dijalankan dapat menjadi bagian dari penguatan kebijakan perlindungan anak dari ancaman eksploitasi dan kekerasan seksual berbasis daring, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital secara positif bagi tumbuh kembang anak.


(Diskominfotik/Juan)


Silahkan beri komentar

Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *